Medical Check Up Kolosal di Gedung Arsip Nasional
Sabtu, 11 Agu 2007 10:10 WIB
Jakarta - Sedikitnya seribu orang yang kebanyakan lansia berbondong-bondong 'menyerbu' Gedung Arsip Nasional, Jakarta. Di pintu masuk sisi kanan gedung, mereka berjajar mengantre di depan papan meja memanjang. Semua memegang secarik kertas untuk ditukarkan nomor urut.Apakah mereka berniat melihat sejarah Indonesia yang tersimpan apik di gedung arsip itu, mendekati HUT RI minggu depan? Ternyata bukan. 1.000 Orang yang tengah memadati gedung di Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat, itu sedang menunggu pemeriksaan kesehatan gratis. Satu persatu tentunya. Semacam medical chek up yang bila dilakukan di RS dan dikenai ongkos ratusan ribu hingga jutaan rupiah. "Ada 35 jenis pemeriksaan kesehatan. Plus donor darah. Semua tidak dipungut biaya," kata Serly (25), salah satu petugas pemeriksa, Sabtu (11/7/2007).Tak ayal, beragam keluhan kesehatan menjamur di pemeriksaan kesehatan kolosal ini. Mulai dari diabetes, radang tenggorokan hingga tulang keropos. "Saya tahu dari anak yang kerja di Radio Sonora. Sudah satu bulan ini saya sakit di bagian pinggul," ujar Hendra (52), warga Petamburan, Jakarta Barat. Radio Sonora merupakan penyelenggara kegiatan ini sebagai bentuk perayaan ulang tahun ke-35 radio itu. Kegiatan ini masuk Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan kategori pemeriksaan kesehatan dengan jumlah terbanyak.
(Ari/nrl)











































