Diduga Mengandung Zat Berbahaya, 60 Ton Mainan Cina Disita
Sabtu, 11 Agu 2007 06:56 WIB
Lima -
Lebih dari 60 ton mainan Cina disita oleh polisi Peru. Sebab, mainan selundupan dari Chili yang dijual di pasar-pasar di tengah Kota Lima itu diduga mengandung zat berbahaya.'Operasi mainan melawan kematian' itu digelar pada Kamis 9 Agustus 2007 dengan menggerebek sebuah gudang mainan di tengah Kota Lima. Dalam gudang itu, ada banyak mainan Cina yang diproduksi oleh Cina, Malaysia, dan Taiwan. Mainan tersebut diselundupkan ke Peru melalui Chili."Mainan-mainan itu memiliki tanda-tanda mengandung unsur toksik," ujar polisi setempat, Walter Rivera, seperti dikutip dari AFP, Jumat (10/8/2007),Ketakutan akan ancama kesehatan atas sejumlah produk Cina, belakangan ini memang mencuat. Cat mainan anak, pasta gigi, makanan hewan peliharaan, dan juga seafood dari Cina disinyalir mengandung zat berbahaya.Di AS, baru-buru ini juga dilakukan penarikan atas sejumlah mainan dari pasaran. Mainan yang ditarik itu antara lain Fisher-Price sebanyak 970 ribu pada akhir bulan lalu. Selain itu, 1,5 juta mainan kayu 'Thomas Si Kereta Api' produksi RC2 juga ditarik.Di Peru, mainan anak produksi Cina mrngalami peningkatan jumlah, dari 56,5 persen pada 2000 menjadi 78,1 persen pada akhir tahun lalu. Nilai impornya mencapai sekitar US$ 45,4 juta. Demikian studi yang dilakukan Pusat Bisnis Universitas Katholik.Awal minggu ini, Peru telah menarik semua mainan Fisher-Price dari Peru, setelah distributor AS menarik mainan itu dari seluruh penjuru Negeri Paman Sam tersebut.Cina sendiri mengaku telah menghabiskan lebih dari US$ 1 miliar untuk memperkuat pengawasan pada industri obat dan makanan.
(nvt/nvt)










































