Perdagangan Satwa Liar Sedang Ngetren di Asia

Perdagangan Satwa Liar Sedang Ngetren di Asia

- detikNews
Sabtu, 11 Agu 2007 01:46 WIB
Hanoi - Perdagangan satwa liar di Asia hampir di luar kendali. Karenanya tidak heran jika lantas muncul pernyataan bahwa perdagangan satwa liar sedang ngetren di Asia."Menjual dan membeli hewan liar adalah bisnis besar," cetus pengurus organisasi nonprofit di Vietnam, Wildlife At Risk (WAR), seperti dilansir dari AFP, Jumat (10/8/2007).WAR dan Departemen Perlindungan Hutan Ho Chi Minh City berencana untuk membuka Pusat Perlindungan Satwa Liar Cu Chi. Pusat perlindungan ini dimaksudkan sebagai upaya untuk lebih memperhatikan hewan sekaligus juga untuk mendidik publik.Di Vietnam bagian utara terdapat pusat spesies veterinary pertama yang memberikan perawatan kepada spesies liar yang diselamatkan oleh petugas pemerintah. Ini merupakan poin transit utama dan pasar konsumer bagi hewan yang terancam.Di pusat tersebut ada berbagai hewan liar seperi beruang matahari, primata, naga air, ular python, hewan-hewan merayap, juga kura-kura."Menjual dan membeli hewan liar adalah bisnis besar. Tidak hanya di Vietnam tetapi juga di negara lain di Asia, bahkan juga di beberapa belahan dunia," kata WAR yang mempunyai mempunyai markas di kota yang dulunya dikenal sebagai Saigon.Hewan liar biasanya dibunuh atau ditangkap dalam skala masif untul dijual agar diambil dagingnya, kulitnya, atau juga jadi obat tradisional."Beberapa hewan terancam punah, dan yang lainnya semakin bertamabah jarang. Kalau penyembelihan terus berlanjut, hutan, sungai, dan laut di Vietnam akan kosonmg tanpa isi," tandas WAR. (nvt/nvt)


Berita Terkait