Brimob Unjuk Gigi di Hadapan Bule

Brimob Unjuk Gigi di Hadapan Bule

- detikNews
Kamis, 09 Agu 2007 19:06 WIB
Jakarta - Sekitar 100 pengunjuk rasa mulai anarkis. Tuntutan mereka agar kawan mereka yang ditahan polisi dibebaskan tak digubris. Akhirnya pecahan balok serta kantong air pun melayang ke arah pasukan Brimob yang mengawal aksi. Petugas tak terpancing, negosiasi coba dilakukan. Tak membuahkan hasil, pasukan pengendali massa pun diturunkan. Namun demo semakin anarkis, seorang pengendara mobil yang melintas pun disandera. Dan akhirnya petugas bertindak, bom asap serta water canon diarahkan ke pengunjuk rasa. Sedang beberapa petugas langsung merangsek menyelamatkan sandera. Tak lama kemudian, pasukan bermotor dengan senjata lengkap datang dan menangkap para provokator. Nyaris tidak ada aksi brutal petugas. Tak terlihat kekejaman aparat dalam penanganan demonstrasi ini. Bahkan pengunjuk rasa yang anarki dapat dibubarkan dengan mudah. Tentu saja demikian, karena aksi ini hanya sebuah latihan yang ditunjukkan pasukan Brimob kepada para pendonor dari berbagai negara seperti Inggris, Australia, dan Jepang. Mereka-lah yang memberikan bantuan dana dan peralatan bagi Polri. Unjuk rasa 'pura-pura' yang juga dilakukan oleh para anggota Brimob ini digelar di Lapangan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (9/8/2007). Aksi yang dilakukan selama 1 jam sejak pukul 16.30 WIB ini memang sengaja untuk menunjukkan ke hadapan para tamu bahwa polisi tidak brutal menangani demonstrasi. Saat aksi berlangsung, beberapa tamu asing itu bahkan bertepuk tangan. Mereka juga berfoto bersama petugas penanganan huru hara. "Brimob sudah di jalan yang benar untuk reformasi. Dan kami akan membantu apa yang kami bisa," kata perwakilan dari Australia Bob Randall di lokasi. Bob yang juga polisi di Australian Federal Police (AFP) menyampaikan hal tersebut saat menjawab komentar mengenai tudingan bahwa Brimob kerap melanggar HAM. "Kami bekerja sama dengan mereka di berbagai bidang seperti kontra terorisme dan penanggulangan bencana," ujar Bob. Sementara itu menurut Wakil Komandan Brimob Brigjen Pol Sukirno pihaknya masih membutuhkan bantuan untuk peningkatan standar HAM. "Kami masih memrlukan peningkatan diri dan peralatan," tukas Sukirno. Akhirnya aksi unjuk gigi para personel Brimob pun usai. Entah kesan apa yang didapat para tamu asing itu. Pastinya sebelum pergi meninggalkan Mako Brimob, mereka sempat mengabadikan gambar para personel Brimob itu. (ndr/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads