2 Ruangan Kelas Ambruk Akibat Gempa di Sukabumi
Kamis, 09 Agu 2007 15:21 WIB
Sukabumi - 2 Ruangan kelas SD ambruk beberapa saat setelah gempa 7 skala richter (SR) menggoncang sejumlah kawasan di Jawa, Kamis (9/8/2007).Ruang kelas yang ambruk adalah kelas III dan IV SD Pasir Malang, Desa Kadaleman, Kecamatan Surade, Sukabumi, Jawa Barat. Ruangan kelas lainnya hanya retak dan beberapa gentingnya berjatuhan.Alhasil, murid kelas III dan IV terpaksa urung belajar karena tidak punya ruangan. Hal yang sama juga dialami murid kelas I dan II. Konstruksi bangunan kelas I dan II dinilai tidak aman. Sedangkan murid kelas V dan VI meneruskan kegiatan belajarnya karena ruang kelas mereka dinilai aman.Sekolah yang dibangun pada tahun 1970-an ini baru satu kali mengalami renovasi, yaitu pada tahun 2005. Ruang yang direnovasi adalah kelas V dan VI.Seorang murid kelas III mengaku trauma dengan gempa itu. Dia berharap sekolah segera mengupayakan agar mereka bisa kembali belajar."Sekarang aku takut belajar di ruangan. Tapi kalau misalnya diliburkan, bagaimana? Kan ini baru masuk tahun ajaran baru," kata Marlina yang mengenakan kerudung ini.Pihak sekolah rencananya akan menggunakan ruangan kelas I dan II untuk ditempati murid kelas III dan IV."Untuk proses belajar mengajar, kelas III dan IV akan masuk siang, dan menggunakan ruang kelas I dan II," kata guru kelas IV, Sukarsa.Sejumlah guru, pegawai sekolah dan warga sekitar SD tampak membersihkan puing-puing reruntuhan akibat gempa. Pihak sekolah mengaku sudah melaporkan hal itu ke Dinas Pendidikan Kota Sukabumi.Selain di sekolah, kerusakan akibat gempa juga dialami sejumlah warga Kecamatan Surade. Sebagian besar rumah rusak ringan dan dinding retak.Namun rumah seorang warga bernama Solehuddin rata dengan tanah. Untung saja sang penghuni sudah buru-buru keluar sebelum rumahnya roboh.
(fiq/djo)











































