Gelombang 5 Meter, Kapal Rute Maluku Dilarang Berlayar

Gelombang 5 Meter, Kapal Rute Maluku Dilarang Berlayar

- detikNews
Kamis, 09 Agu 2007 11:27 WIB
Ambon - Gelombang Laut Banda dan Laut Arafura yang mencapai lima meter. Akibatnya, sejumlah kapal rute kepulauan Maluku tidak diizinkan berlayar. "Kondisi cuaca hingga kini masih buruk. Gelombang di laut Banda dan laut Arafura juga mencapai lima meter. Jadi kami belum mengizinkan kapal-kapal perintis untuk berangkat," ujar Karim Tuanaya, Plh Adepl Cabang Ambon kepada detikcom, Kamis (9/8/2007) via telepon selular.Tuanaya menambahkan, kondisi cuaca di perairan Maluku sangat tidak menentu. Terkadang baik dan kadang buruk. "Jadi kami ketat dalam memberikan izin berlayar bagi kapal-kapal. Risikonya sangat tinggi," ujar Tuanaya.Menurut Tuanaya pihaknya setiap hari menerima laporan perkembangan cuaca dari Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Ambon. Laporan tersebut langsung disebarkan ke stasiun radio pantai dan seluruh kapal yang melayari perairan Maluku.Sampai pukul 11.30 WIT, sejumlah kapal rute Maluku Tenggara Barat (MTB) dan Seram Bagian Timur (SBT) masih berada di pelabuhan Yos Sudarso maupun PelabuhanSlamet Riyadi, Ambon. Para penumpang terus menunggu kepastian keberangkatan mereka. "Lebih baik menunggu cuaca baik sebagai tanda ikhtiar. Jangan sampai terjai hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," kata Melyana Rumuar (35), warga SBT. (han/djo)


Berita Terkait