Pergeseran 2 Lempeng Bumi dan 3 Karakteristik Gempa Indramayu

Pergeseran 2 Lempeng Bumi dan 3 Karakteristik Gempa Indramayu

- detikNews
Kamis, 09 Agu 2007 10:44 WIB
Jakarta - Selama bumi masih berputar, lempeng bumi memang masih terus bergeser. Gempa 7 SR di Indramayu, Jawa Barat dipicu pergeseran 2 lempeng bumi. Gempa tersebut memiliki 3 karakteristik."Itu diakibatkan pergeseran lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia. Pergeseran pertemuan lempeng itulah yang mengontrol kejadian gempa bumi. Dampaknya bisa menimbulkan gempa bumi," jelas Ketua Pusat Informasi Gempa Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), Suhardjono, kepada detikcom, Kamis (9/7/2007).Namun dia tidak bisa memastikan kapan pergeseran akan terjadi lagi di tempat yang sama. Sebab sifatnya kasuistik."Kalau di tempat yang sama, kemungkinan bisa terjadi 200-300 tahun lagi. Tapi di tempat-tempat lain, kapan pun bisa terjadi. Di Indonesia, setiap hari bisa terjadi gempa 2-10 kali," jelas Suhardjono.Ia menambahkan, ada 3 karakteristik gempa 7 SR yang menggoyang Indramayu pukul 00.04 WIB tersebut."Pertama, gempa dalam kedalaman, meskipun besar tetapi tidak berpotensi tsunami. Kedua, gempa tersebut akan dirasakan sangat luas di masyarakat. Ketiga, gempa-gempa susulan mungkin saja terjadi, namun sangat kecil," kata dia.Mengenai perbedaan skala yang ditetapkan BMG dengan skala yang ditetapkan oleh Pusat Gempa Jepang (JMA) dan Pusat Gempa Amerika Serikat (USGS), Suhardjono menjelaskan, satuan yang yang dipakai untuk mengukurnya beda."Kita menggunakan skala Richter, sedangkan mereka menggunakan moment magnitude," pungkasnya.JMA mencatat gempa Indramayu berkekuatan 7,7 SR, sedangkan USGS mencatat 7,5 SR. (anw/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads