Gempa Goyangkan Pot Bunga dan Hentikan Operasi Pabrik
Kamis, 09 Agu 2007 00:54 WIB
Bandung -
Getaran gempa juga dirasakan di Bandung lebih dari 30 detik, mulai sekitar pukul 00.04 WIB, Kamis (9/8/2007). Warga Bandung yang sedang terlelap tidur langsung berhamburan ke luar rumah.Menurut pengakuan Yuli (33), warga Sindanglaya, Bandung, gempa terasa lebih dari 30 detik dan goncangannya cukup keras. "Pot-pot bunga goyang cukup keras. Kami semua warga di sini keluar rumah karena khawatir. Ini saya rasa untuk pertama kali Bandung digoncang gempa sedahsyat ini," ujarnya kepada detikcom.Selain Yuli, Wildan (25), pegawai pabrik PT Daliatex, di Jalan Moch Toha pun merasakan hal yang sama, Menurutnya saat terjadi gempa, dirinya sedang berada di lantai 2 pabrik."Saya dan teman-teman langsung turun ke bawah. kami benar-benar panik, apalagi saat kami di tangga goncangannya cukup keras. Sampai sekarang saya merasa pusing," ujarnya kepada detikcom melalui telepon.Menurut Wildan, karena goncangan gempa ini, pekerjaan pabrik tertunda beberapa saat. Karena para karyawan masih merasa syok. "Tapi nggak lama. Sekarang kami sudah kerja lagi," ucapnya.Gempa juga dirasakan oleh warga Bandung lainnya seperti di Sukajadi dan Buah Batu. "Gempanya keras banget teh, kita semua pada keluar rumah nih," ujar Vita, warga Sukajadi.Namun aneh, meski titik gempa 7,0 SR ini berada di Indramayu, Linda, warga Komplek Kepongpongan, Cirebon, mengaku tidak merasakan gempa.
(ern/asy)










































