15% Warga Batal Mencoblos, KPU DKI Harus Minta Maaf

15% Warga Batal Mencoblos, KPU DKI Harus Minta Maaf

- detikNews
Rabu, 08 Agu 2007 17:28 WIB
Jakarta - Penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta dinilai buruk. Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang kacau menyebabkan sebagian warga batal mencoblos."Paling sedikit 15 persen dari 5,7 juta calon pemilih tidak bisa mencoblos karena kendala teknis atau golput," kata Koordinator Seven Strategic Studies Muchtar Sindang di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2007).Menurut Muchtar, pihaknya menemukan sejumlah kendala pemilih yang tidak tercantum dalam DPT, tidak mendapat kartu pemilih, serta kualitas tinta yang buruk dan mudah dihapus."Alasan-alasan KPU DKI soal tidak sempurnanya DPT seakan-akan ingin cuci tangan dari tanggung jawab terhadap DPT," lanjut dia.Lanjut Muchtar, pihaknya bersama sejumlah lembaga lain dan Panwasda sudah memberikan peringatan dini soal kacaunya DPT. Namun, KPUD dinilai tidak berbuat banyak."KPUD dan panitia PPS harus bertanggung jawab dan meminta maaf atas buruknya penyelenggaraan pilkada," pungkasnya. (fay/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads