Suara Adang 'Mengapung' di Kepulauan Seribu
Rabu, 08 Agu 2007 17:25 WIB
Jakarta - Adang Daradjatun harus mengakui pesona kumis Fauzi Bowo di Kepulauan Seribu. Perolehan suaranya paling ringan. Bak mengapung di perairan, perolehan suara untuk Adang pun bahkan tidak mampu mengalahkan golput.Pasangan yang diusung PKS itu sudah dipastikan kalah telak di Kabupaten Kepulauan Seribu pada Pilkada DKI 2007 ini. Pria berambut kelimis itu hanya bisa menduduki peringkat ketiga, setelah suara terbanyak diraih Fauzi.Berdasarkan keterangan KPU Kepulauan Seribu, Fauzi meraup 7.393 suara, golput atau yang tidak memilih 4.218 suara, dan Adang hanya 3.473 suara dari total pemilih tetap 15.273 yang tersebar di 39 TPS."Surat suara tidak sah kebanyakan karena mencoblos kedua-duanya. Selain itu ada yang tembus, jadi dianggap tidak sah. Untuk yang tidak memilih kebanyakan karena melaut," kata Ketua KPU Kepulauan Seribu Tobaristani saat dihubungi wartawan, Rabu (8/8/2007).Tobaristani sudah berusaha mengantisipasi kemungkinan nelayan melaut dengan menyediakan 6 TPS keliling, yang menjangkau pulau terjauh yakni Pulau Sibira. Pulau tersebut harus ditempuh selama 4 jam dengan menggunakan speed boat, atau 8 jam dengan kapal nelayan.Menurut Tobaristani, penghitungan suara dilakukan di kantor KPU Kepulauan Seribu yang terletak di Pulau Pramuka. Penghitungan tersebut disaksikan oleh Panwasda, lembaga pemantau dari Lembaga Pengkajian Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat FE UI, Jaringan Pendidikan Politik Rakyat, dan saksi dari kedua pihak cagub-cawagub."Penghitungan sepi, tidak disaksikan penduduk Kepulauan Pramuka. Hanya beberapa orang yang rumahnya berdekatan dengan kantor KPUD, sekitar 50 orang," imbuh Tobaristani.
(ana/sss)











































