Jakarta Bak Lebaran, Angkot Bisa Dihitung dengan Jari

Jakarta Bak Lebaran, Angkot Bisa Dihitung dengan Jari

- detikNews
Rabu, 08 Agu 2007 07:29 WIB
Jakarta Bak Lebaran, Angkot Bisa Dihitung dengan Jari
Jakarta - Jakarta pada Rabu (8/8/2007) ini bagaikan Lebaran, sepi. Angkutan umum yang biasanya dijubeli penumpang di jam berangkat kantor, bisa dihitung dengan jari.Menurut pantauan detikcom pukul 06.00 WIB di kawasan Jl Kramat Raya, orang yang menunggu bus di pinggir jalan hanya 1 - 2 saja. Angkutan umum yang dinanti juga sesekali melintas, seperti Metro Mini P17 jurusan Senen-Manggarai dan Mikrolet 01 jurusan Senen - Kp Melayu. Padahal di hari biasa, meski hari masih pagi, tapi angkutan umum sudah war wer sehingga kawasan pertengahan Salemba - Senen itu kadang tersendat.Di ruas Cikini, angkutan umum Kopaja P20 Senen-Lebakbulus juga harus ditunggu cukup lama. Demikian juga Kopaja 520 jurusan Tanah Abang-Kp Melayu.Karena melintas dalam waktu yang lama, akhirnya Kopaja P20 yang lewat pun penuh penumpang. Padahal sebelum pukul 07.00 WIB, angkutan ini tidak pernah penuh. Tapi karena armada yang beroperasi sedikit, akhirnya ya bus tiga perempat yang lewat laris manis, penumpang bergelantungan hingga pintu.Bus Transjakarta juga tidak melintas sesering hari kerja biasa. Selama perjalanan Kuningan-Buncit 20 menit, hanya terdapat 1 bus yang melintas menuju Ragunan.Perjalanan di pagi ini sangat lancar. Semua kendaraan bisa melaju dengan optimal. Jalan Kramat Raya, Salemba, Matraman, Kuningan, "jalur neraka" Mampang-Buncit, tampak lengang.Bisa jadi, aktivitas warga Jakarta baru normal setelah pukul 10.00 WIB nanti. Setelah warga mencoblos, mereka tentunya ingin mengisi hari libur ini dengan jalan-jalan ke mal atau tempat wisata. (nrl/fiq)


Berita Terkait