Polisi Bentuk Tim Usut Temuan Granat di Rumah Jabir
Rabu, 08 Agu 2007 00:17 WIB
Madiun - Polisi membentuk tim investigasi terkait penemuan granat aktif di belakang rumah almarhum Jabir alias Gempur. Sebab diduga masih ada granat atau proyektil aktif lainnya, mengingat Gempur termasuk jaringan teroris Nordin M Top. "Malam ini langsung dibentuk (tim investigasi) untuk melakukan olah TKP," kata Kapolres Madiun AKBP Andi Hartono di lokasi di Desa Mojorejo RT03/RW02, Kebon Sari, Madiun, Selasa (7/8/2007) malam.Andi yang datang ke lokasi sekitar pukul 22.10 WIB mengatakan, granat yang telah ditemukan akan digunakan untuk mengungkap bahan peledak lainnya yang mungkin disimpan Jabir. Menurut Andi, Jabir memang tidak begitu dikenal oleh masyarakat setempat. Pantauan detikcom, saat ini sejumlah intel dan petugas reserse dari polres Madiun tampak berjaga-jaga di lokasi. Hal itu untuk mengantisipasi agar tidak ada pihak-pihak yang menghilangkan jejak. Jabir alias Gempur Budi Angkoro adalah salah satu korban penggerebekan di Desa Binangun, Kecamatan Kretek, Wonosobo pada pertengahan 2006 lalu. Ia dimakamkan di samping almarhum sepupunya, Fathurohman Al-Ghozy di Singkal, Kebon Agung, Madiun. Al-Ghozy yang lebih dulu meninggal, disebut-sebut ahli merakit bom.
(irw/ndr)











































