Pelabuhan Benoa Rawan Kebakaran

Pelabuhan Benoa Rawan Kebakaran

- detikNews
Selasa, 07 Agu 2007 20:09 WIB
Jakarta - Pelabuhan Laut Benoa, Denpasar dikategorikan sebagai pelabuhan yang tidak memadai. Sering terjadi insiden kebakaran. Dalam empat bulan terakhir, enam kapal ludes terbakar. Demikian disampaikan Manajer Pelabuhan Benoa Heskel Sasiang di kantornya jalan Ikan Raya Tuna, Benoa, Selasa (6/07/2007). Luas dua dermaga, yaitu dermaga barat dan timur mencapai 300 m2. Kapal yang bersandar mencapai 600 buah kapal. "Kondisi ini menyebabkan rawan terjadinya kebakaran kapal," kata dia. Luas dermaga tidak mampu menampung seluruh kapal ikan yang bersandar di pelabuhan Benoa. Ratusan kapal penangkap ikan berdesakan mencari sandaran dari pinggir dermaga hingga ke tengah laut. Dampak lainnya adalah jika terjadi kebakaran, maka api akan dengan cepat merembet ke kapal lain karena kapal-kapal itu terletak berdesakan. Bahkan, petugas akan kesulitan memadamkan api jika kapal berada di tengah-tengah. Kondisi ini pun menimpa 3 kapal ikan tuna yang terbakar, Senin kemarin (6/08/2007). "Saat kebakaran tiga kapal itu, kita kesulitan menjangkau kapal yang berada di tengah-tengah dermaga. Kita susah masuk untuk mencapai kapal yang terbakar," kata Heskel. Menurut Ketua Asosiasi Tuna Longline Indonesia (ATLI) Hendrik Kosasih, enam buah kapal ikan tuna terbakar dalam kurun waktu empat bulan. Hendrik mengatakan pelabuhan Benoa seharunya diperluas sehingga kapal tidak menumpuk di dermaga. Sementara polisi belum berhasil mengetahui penyebab kebakaran 3 kapal tersbeut. Polisi tengah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. "Kita tunggu hasil laboratorium forensik," ujar dia. (gds/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads