Menag Jawab Keluhan Komisi VIII DPR Soal Haji Saat Raker
Selasa, 07 Agu 2007 19:51 WIB
Jakarta - Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni mempersilakan Komisi VIII DPR berpendapat bahwa penyelenggaraan haji tahun ini terancam amburadul. Namun Menag memiliki pendapat berbeda. Menag akan menyampaikan hal ini dalam Raker dengan Komisi VIII DPR nanti. Demikian tanggapan Menag sebagai respons atas pernyataan Komisi VIII DPR tentang persiapan penyelenggaraan haji seperti rilis dari Departemen Agama (Depag) yang diterima detikcom, Selasa (7/8/2007). Rilis disampaikan oleh Kepala Pusat Informasi Keagamaan dan Kehumasan Depag, Masyhuri AM.Dalam rilis itu, Menag mengaku Depag selalu melakukan kordinasi dengan Komisi VIII DPR dalam rangka persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2007. Depag telah berusaha dengan sungguh-sungguh dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan kepada jamaah. "Jadi, insya Allah penyelenggaraan ibadah haji tahun ini akan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," kata dia.Mengenai sejumlah persoalan yang disebut pimpinan Komisi VIII DPR sebagai 'pelanggaran kesepakatan yang bisa berakibat penyelenggaraan ibadah haji amburadul', Menag menghormati hak pimpinan Komisi VIII DPR menyatakan pendapat tersebut. Namun, Menag memiliki pendapat yang berbeda. Agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan calon jamaah haji dan agar persoalan tersebut dapat dipahami secara jernih dan sesuai dengan fakta yang sebenarnya, Menag akan memberikan penjelasan langsung kepada para pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR sebagai mitra kerjanya, dalam Raker antara Menag dan Komisi VIII DPR. Menag berharap Raker bisa diselenggarakan segera setelah masa reses DPR berakhir.
(asy/asy)











































