Saling Tuding di PT Berdikari

Saling Tuding di PT Berdikari

- detikNews
Selasa, 07 Agu 2007 15:37 WIB
Jakarta - Perseteruan antara direksi PT.Berdikari (Persero) dengan beberapa karyawannya kian memanas. Serikat Pekerja (SP) menolak semua pernyataan Kemas A Yani Aziz yang selama ini mengklaim dirinya sebagai ketua umum SP Berdikari."Padahal dia sudah tidak lagi menjabat Ketua umum SP Berdikari sejak dilengserkan tanggal 29 Maret 2007 melalui Mukerlub (musyawarah Kerja luar biasa) lalu sehingga Yani tidak dapat lagi mengatasnamakan SP Berdikari," cetus Ketua Umum Serikat Pekerja PT.Berdikari, Kartiko Abiseno dalam siaran pers yang diterima detikcom, Selasa (7/8/2007).Menurut Kartiko, Yani sering mengabaikan aturan-aturan perusahaan dan ketika perusahaan mengambil tindakan terhadapnya dia melakukan sejumlah manuver yang menjelek-jelekan direksi perusahaan dan SP Berdikari. "Tindakannya sudah keterlaluan dan wajar bila yang bersangkutan diberikan sanksi," ujar Kartiko.Ditambahkan Kartiko, apa yang dilontarkan Yani di beberapa media massa tidak berdasar. Perbuatan Yani, lanjut Kartiko telah menciptakan suasana kerja yang tidak kondusif bagi direksi dan 600 karyawan lainnya.Sementara itu, Vice Presiden Risk Managemen Komunikasi Antar Lembaga PT.Berdikari Aulia Wahyudiningsih menyayangkan sikap Prijanto Soemosapoetro (mantan Dirut PT.Berdikari) dan Ratnawati Samil Omen (mantan direktur pemasaran PT.Berdikari Insurance ) yang tidak taat pada aturan perusahaan. Keduanya dinilai tidak memiliki dedikasi seperti layaknya seorang direktur. Selain itu, Ratnawati juga setelah tidak menjabat sebagai direktur berdikari insurance masih mencampuri bisnis berdikari insurance dengan melakukan pengambilan komisi yang seharusnya menjadi hak relasi tetapi dicairkan ceknya oleh yang bersangkutan. "Kejadian tersebut pun telah dilaporkan ke pada direksi Berdikari yang baru untuk diambil tindakan," tandas Aulia. (bal/mar)


Berita Terkait