Karyawan Istana Nyoblos, SBY Undur Jadwal Bertemu PM Vietnam
Selasa, 07 Agu 2007 15:36 WIB
Jakarta -
Presiden SBY harus mengalah demi penyaluran hak dan aspirasi karyawan Istana Kepresidenan. SBY pun merelakan jadwal pertemuannya dengan PM Vietnam Nguyen Tan Dzung diundur.Hal itu dilakukan SBY untuk memberikan kesempatan karyawan Istana mencoblos calon gubernur pilihannya pada Pilkada DKI Jakarta Rabu 8 Agustus 2007 besok. SBY tidak ikut mencoblos karena bukan merupakan warga DKI, melainkan warga Jawa Barat."Tadinya pengen pagi pertemuannya. Tapi karena ada pilkada dan Presiden ingin memberikan kesempatan bagi perangkat istana, karena itu merupakan hak dan bagian UU yang harus dipenuhi, jadi acaranya dimundurkan," kata jubir kepresidenan Dino Patti Djalal di Istana Negara, Jl Veteran, Selasa (7/8/2007).Nguyen dijadwalkan tiba di Jakarta Rabu besok pukul 14.30 WIB, kemudian bertemu SBY pukul 16.00. Pertemuan akan dilanjutkan dengan jumpa pers bersama dan jamuan makan malam."PM Vietnam langsung berangkat dari Hanoi. Ini adalah perjalanan beliau memperkenalkan diri keliling negara Asia Tenggara," jelas Dino.Kedua pemimpin akan membahas hubungan bilateral perdagangan dan investasi. Perdagangan RI-Vietnam mencapai US$ 1,8 miliar dan meningkat 26 persen per tahun."Jadi kita ingin mendorong hubungan dagang dengan Vietnam," kata Dino. Dalam pertemuan Rabu besok, SBY-Ngyuen akan meneken MoU kerjasama antikorupsi, turisme dan budaya, serta pertahanan.
(sss/ana)










































