Muladi: Zaenal Harus Minta Maaf Langsung ke SBY, Bukan Ibunya
Senin, 06 Agu 2007 16:42 WIB
Jakarta - Meski telah menyampaikan maaf secara terbuka, pernyataan Zaenal Ma'arif tidak dianggap. Mantan Wakil Ketua DPR itu seharusnya minta maaf langsung kepada Presiden SBY secara pribadi."Kita harus lihat dulu substansinya, tapi dia harus minta maaf langsung ke Presiden. Kirim surat, pakai sopan santunlah. Minta maafnya pada SBY, jangan pada ibunya. Yang jadi korban, yang berperkara kan SBY," cetus Gubernur Lemhannas Muladi.Muladi menyampaikan hal itu di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (6/8/2007).Langkah Zaenal mencabut gugatan juga dianggap tidak ada artinya. "Loh yang dicabut itu kan yang ke polisi, bukan yang ke Presiden. Dia masih merasa tidak bersalah. Coba lihat pernyataannya kepada pers dan kenyataan yang terjadi berbeda," kata Muladi.Sebab Muladi yakin pernyataan Zaenal yang dimuat di sejumlah media massa betul."Saya rasa pers betul soal pernyataannya bahwa SBY pernah menikah sebelum jadi taruna Akabri. Itu bisa kita baca, sekarang dia mbolak-mbalik," ujarnya.Karena itu, tegas Muladi, Zaenal harus meminta maaf kepada SBY secara pribadi dan terbuka."Kalau tidak mau bertanggung jawab secara yuridis, dia harus sportif. Dalam politik kan harus sportif," katanya.
(umi/sss)











































