Penambang Pasir Merapi Tewas Tertimbun Batu 5 Ton

Penambang Pasir Merapi Tewas Tertimbun Batu 5 Ton

- detikNews
Senin, 06 Agu 2007 13:21 WIB
Yogyakarta - Samirin (35), warga Desa Pakembinangun, Kabupaten Sleman tewas tertimbun saat menambang pasir di Kali Boyong, Senin (6/8/2007). Korban ditemukan tewas seketika akibat tertimpa batu besar yang langsung menutupi lubang penambangan yang ada di tengah sungai.Salah seorang saksi mata yang juga rekan korban sesama penambang pasir, Wagimin (45) mengatakan sekitar pukul 07.00 WIB, dirinya bersama korban dan dua orang lainnya menambang pasir di sebelah timur Dusun Turgo Desa Hargobinangun Pakem, Kabupaten Sleman. Mereka berempat menggali lubang sedalam 6 meter di tengah Sungai Boyong yang dipenuhi pasir Gunung Merapi.Sebelum menggali lubang menggunakan cangkul dan linggis, kata Wagimin, teman-temannya sudah mengingatkan kepada korban untuk tidak masuk ke lubang. Namun Samirin justru memilih menggali di dekat lubang yang paling dalam. Beberapa saat kemudian, tiba-tiba tebing yang ada di atas korban runtuh dan langsung menimbun korban."Saat runtuh dengan suara gemuruh. Saya dan dua teman lain selamat karena berhasil lari ke belakang dan terhindar longsoran. Sedang Samirin justru masuk dan tertimbun batu besar dan pasir," kata dia.Begitu mengetahui korban tertimbun, para penambang pasir dan warga sekitar langsung melakukan pencarian. Sekitar 1,5 jam setelah dilakukan penggalian, tubuh korban ditemukan tewas akibat tertimpa batu besar setinggi 2 meter dengan berat lebih dari 5 ton. "Punggungnya patah akibat tertimpa batu besar yang ikut longsor," kata dia.Menurut dia, beberapa anggota Polsek Pakem langsung tiba di lokasi kejadian. Korban pun dievakuasi. Jenazah korban tidak dilakukan otopsi, karena murni kecelakaan kerja. Jenazah korban langsung dibawa menuju rumahnya di Dusun Sudirmoro Desa Pakembinangun sekitar 6 km dari lokasi penambangan. (bgs/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads