Tak Benar 'Indonesia Raya' 3 Stanza Ditemukan di Server Belanda
Senin, 06 Agu 2007 11:37 WIB
Jakarta - Roy Suryo membawa-bawa nama Air Putih (LSM yang konsen di bidang TI) dalam mengungkap temuan Indonesia Raya 3 stanza. Bersama Air Putih-lah Roy mengaku mendapatkan lagu itu.Namun sumber yang dikenal sangat dekat dan banyak terlibat dalam aktivitas tim Air Putih, menyangkal semua statemen Roy. Sumber itu menyatakan, tidak benar bahwa video 'Indonesia Raya' yang saat ini sedang marak menjadi pembahasan publik adalah hasil temuan Roy Suryo. Bahkan, tak benar bahwa video tersebut awalnya terletak di sebuah server milik universitas di Belanda."Sebenarnya, Roy Suryo hanya mengopi harddisk milik salah satu anggota tim Air Putih. Itu pun proses pengopiannya baru beberapa minggu lalu, padahal tim Air Putih sudah memiliki file (video) tersebut beberapa bulan lalu," ujar sumber yang tak ingin disebutkan jati dirinya tersebut kepada detikcom, Senin (6/8/2007).Masih menurut sumber tersebut, sebenarnya file video tersebut bukanlah hasil pelacakan dan pen-download-an dari server di Belanda. "Tim Air Putih memang sempat menemukan sejumlah arsip tua tentang peta Indonesia zaman dahulu di sebuah server di Belanda. Tetapi lagu Indonesia Raya tersebut tidaklah berada di server tersebut," ujar sumber tersebut. Lalu di mana?"Video lagu Indonesia Raya tersebut didapatkan oleh Air Putih, melalui sebuah link yang awalnya terlacak dari situs www.marhaenis.org," ujar sumber tersebut. Menurutnya, dari situs tersebut sempat ada link yang menuju ke YouTube dan Multiply, berisi video lagu Indonesia Raya tersebut."Nah, dari situs YouTube atau Multiply tersebut, file video tersebut di-download oleh teman-teman Air Putih. Baru beberapa bulan kemudian, file tersebut dikopi oleh Roy Suryo," papar sumber tersebut.Menurutnya, ini berarti menegaskan bahwa tak benar bahwa Roy Suryo adalah pihak pertama yang melacak dan menemukan file video tersebut, dan juga tak benar bahwa file video tersebut ditemukan di server Belanda.Sejumlah sumber lain di Air Putih ketika dihubungi detikcom untuk konfirmasi mengenai informasi di atas, tak memberikan sanggahan. "Kita tidak mau ikut rame-rame, karena masih banyak kerjaan lain yang lebih penting," ujar mereka."Biarkan saja siapa penyanyinya, yang penting kan lagunya dan bagus menyanyikannya," tambahnya. Meskipun demikian, siang nanti pihak Air Putih berencana menyampaikan fakta dan klarifikasi terbuka dengan khusus mengundang detikcom ke kantornya.
(nrl/umi)











































