'Indonesia Raya' di Mata Pembaca

'Indonesia Raya' di Mata Pembaca

- detikNews
Senin, 06 Agu 2007 09:40 WIB
Indonesia Raya di Mata Pembaca
Jakarta - Temuan Roy Suryo dkk tentang 'Indonesia Raya' 3 stanza masih menarik perhatian pembaca detikcom. Berikut komentar pada pembaca, Senin (6/8/2007):Arief RifkiantoApplause buat Roy Suryo, sementara yang lain hanya mencemo'oh temuan Anda, Anda tetap konsisten untuk memperkaya sejarah Indonesia lewat ilmu-ilmu yang Anda miliki. Insya Allah saya doakan Anda menjadi Menteri IT & Komunikasi Indonesia mendatang. Amin......Tri WinartoLirik lagu seperti yang diklaim di temukan oleh Bpk Roy Suryo. Ini mengingatkan saya di masa saya SD. Karena lirik-lirik seperti itu telah kami nyanyikan waktu itu.Kalau tidak salah itu ada di buku lagu-lagu perjuangan. Mungkin tidak usah ke Belanda, tapi cari saja lagu-lagu perjuangan masa SD saya waktu itu tahun 1979 - 1985.Tulus, SelangorKontroversi penemuan lagu Indonesia Raya saat ini sedang ramai. Klaim penemuan terjadi, tapi yah kenyataan tidak dapat dipungkiri, bahwa memang penemuan itu tidak baru. Boleh saja Mas Roy Suryo justru menjiplak penemuan orang sebelumnya yang "Noname" itu.Saya sendiri, walau tidak pernah melihat teks tersebut dalam buku pelajaran, tapi saya ketika kecil di awal akhir tahun 60-an sudah tahu dan hafal lagu 3 Stanza itu dari Ayah saya. Jadi memang tidak barulah. Ungkapan Mas Roy Suryo dalam detikcom ("Anda ke mana") terkesan tinggi hati, mestinya justru mengoreksi diri.DeraBetul, ketika SD (1979-1984) di Lumajang, Jatim, saya juga mendapat pelajaran menyanyi dengan buku berlirik seperti yang dihebohkan baru ditemukan sekarang...beberapa tahun lalu sepulang dari AS (sekitar tahun 2000) saya masih mendapati buku tersebut di gudang rumah ortu, malah ada 2 atau 3 buku kumpulan lagu-lagu nasional. Semoga buku-buku tsb tidak ikut dibuang pas renovasi 2001 lalu, nanti jika mudik saya mau cari lagi di gudang ortu, moga-moga buku tersebut masih ada.Eko YudhaMenurut saya, mari kita jangan apriori dulu atas usaha dan temuan orang lain (kayaknya, ini penyakit masyarakat kita sejak reformasi 1998). Kita lihat saja nanti apa paparan sejelasnya dari Roy suryo tentang temunnya itu. Mungkin saja yang dia temukan bukan sekadar apa yang sudah kita lihat di youtube ataupun buku-buku, tetapi bukti-bukti fisik yang bisa diteliti lebih lanjut keasliannya. Karena untuk menelusuri keaslian sejarah, tidak bisa hanya ditentukan dari omongan orang, buku yang ditulis orang, dan copy video (karena tentunya mudah direkayasa).Sabjan BadioSaya sekolah setelah 1987, masih menemukan kedua versi lagu Indonesia Raya, versi sekarang dan versi yang ditemukan Roy Suryo. Bahkan, saya sempat hafal keduanya. Saya kira belumlah pantas kalau Roy mengatakan lagu itu temuannya.Fuad ZakariaBenar seperti pembaca lainnya, teks versi lagu Indonesia Raya yang 'ditemukan' Roy Suryo dan tim di buku pelajaran SD tahun 70-an (saya lulus SD 1977) sudah dimuat, dan saat itu mungkin orang maklum saja bahwa memang ada berbagai versi syair. Penerbit buku pelajaran di tahun-tahun itu bisa mencari di arsip mereka. So, bukan sesuatu yang signifikan.Ali AnshariTemuan klip lagu Indonesia oleh Roy Suryo di sebuah server d perpustakaan di Belanda, tidak tergolong baru, dan bagi saya tidak mengejutkan. Sewaktu saya masih kecil, saya suka baca buku-buku sejarah koleksi bapak saya di Jawa Timur. Buku-buku tersebut terbitan kurun waktu tahun 40 - 50-an, salah satu di antaranya memang menyebutkan lagu Indonesia (Raya) aslinya memang terdiri dari 3 stanza seperti itu, tetapi yang ditetapkan secara resmi oleh Pemerintah RI sebagai lagu kebangsaan sejak tahun 1945 hanya 1 stanza saja. Jadi mungkin, Roy Suryo hanya "baru" menemukan copy filmnya setelah sekian tahun masa fasisme Orde Baru yang membelenggu penulisan sejarah Indonesia (untuk tujuan mempertahankan kekuasaan) berakhir. Jadi kesannya menjadi "Baru".Gunawan HSaya mendukung komentar yang mengatakan temuan Roy Suryo tentang lagu Indonesia Raya bukanlah hal baru. Saya pun waktu Sekolah Rakyat ( SR ), sudah tahu kalau Indonesia Raya itu terdiri dari 3 stanza. Tapi saya tidak menyalahkan Roy Suryo karena sebagai angkatan muda wajar kalau dia tidak tahu tentang hal itu. Karena memang yang selama ini dinyanyikan dan menjadi lagu kebangsaan resmi hanya 1 stanza saja. Mega IfandaFoto dari badan arsip nasional:http://i89.photobucket.com/albums/k235/sh1rko/Indonesia-Raja_kop-copy.jpgFoto di atas merupakan bukti kalau text tersebut sudah lama beredar dan sudah disimpan di badan arsip nasional. (nrl/umi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads