Ketua DPD:
Sudahlah, IPDN Ditutup Saja
Minggu, 05 Agu 2007 15:37 WIB
Bandung - IPDN tak henti menuai kritik pedas. Nada sumbang mengenai tempat pendidikan para calon pamong ini juga keluar dari mulut Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita."Pemerintah harus segera membubarkan, tidak perlu lagi membuat panitia-panitia, investigasi-investigasi, dan tidak usah diseminarkan. Sudahlah, ditutup saja," ujar Ginandjar.Hal ini disampaikannya usai pemberian beasiswa kepada adik almarhun Wendi Budiman, korban penganiayaan praja IPDN, di Kp Cikeruh, Jatinangor, Sumedang, Minggu (5/8/2007).Menurut Ginandjar, dahulu dia telah meminta agar para praja yang ada dihabiskan, baru kemudian dilakukan penutupan. Tetapi sekarang Ginandjar meminta agar IPDN langsung ditutup. "Praja-praja yang ada kembalikan saja ke daerah masing-masing. Biar bersekolah di universitas-universitas di daerah," imbuh Ginandjar.Ginandjar mengaku tak habis pikir, para calon pamong yang harusnya dicintai masyarakat justru menganiaya masyarakat."Saya bingung bagaimana sekolah itu mendidik praja-prajanya. Bukannya menghasilkan pamong yang diharapkan masyarakat, malah menjadi musuh-musuh masyarakat," sesal pemuka masyarakat Jawa Barat ini.Pensiunan jenderal bintang tiga TNI Angkatan Udara ini pun lalu mengemukakan idenya mengenai IPDN. "Saya mengusulkan sekolah itu dipergunakan untuk pendidikan pamong yang diambil dari perguruan tinggi di daerah dan dikumpulkan, lalu diberikan pendidikan kedinasan selama 1 tahun kemudia dikembalikan ke daerahnya masing-masing," jelas Ginandjar.
(ndr/nrl)











































