Inu Kencana Jadi Bulan-bulanan Orangtua Praja IPDN
Sabtu, 04 Agu 2007 12:41 WIB
Sumedang -
Pengukuhan Praja IPDN di kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, dihebohkan dengan aksi ibu-ibu orangtua Praja IPDN. Mereka mengolok-olok Inu Kencana yang dianggap biang bencana IPDN.Peristiwa ini terjadi usai pengukuhan praja IPDN Angkatan XV oleh Mendagri Ad Interim Widodo AS, Sabtu (4/8/2007), pukul 11.45 WIB.Saat itu pamong praja muda yang baru saja dikukuhkan sedang berfoto ria dengan keluarganya. Tiba-tiba sekitar sepuluh orangtua praja, kebanyakan ibu-ibu, berkumpul di depan mikrofon protokoler. Saat itu Mami Yoku, ibu Frans A Yoku, salah satu tersangka kasus kematian Cliff Muntu, berteriak dengan lantang menyampaikan surat pernyataan yang diklaimnya sebagai kesepakatan orangtua praja IPDN seluruh Indonesia yang ditujukan kepada Presiden SBY."Yang pertama, IPDN harus tetap dipertahankan, karena bagaimana pun juga masih diperlukan abdi-abdi negara lulusan IPDN," teriaknya lantang.Kedua, orangtua sangat kecewa terhadap pemberitaan IPDN di media elektronik dan cetak yang terus memojokkan IPDN, khususnya media elektronik televisi yang terus menerus menayangkan kekerasan yang terjadi pada tahun 2003. "Itu adalah kebohongan publik," tegasnya. Ketiga, meminta pemerintah untuk mempertanyakan orang-orang yang ingin membubarkan IPDN, khususnya oknum dosen IPDN, Inu Kencana. "Kami juga meminta pemerintah menarik semua buku karya Inu Kencana," tandasnya.Ketika nama Inu Kencana disebut, sekitar 20 orangtua praja yang ada di ruangan bersorak, "Huuuu...."Usai dibacakannya surat pernyataan itu, mata beberapa orangtua praja tampak berkaca-kaca, termasuk Mami Yoku.Setelah itu, mereka membentangkan kertas karton putih bertuliskan, "Inu bencana", "IPDN Berkabung, Inu Kencana Tertawa"."Ayo wartawan, tayangkan! Jangan sampai tidak ditayangkan," teriak Mami Yoku. Namun aksi Mami Yoku dan sejumlah orangtua lainnya, tidak terlalu menarik perhatian ribuan praja yang asyik berpose di sudut-sudut ruangan.
(ana/umi)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































