Arsan Rugi, Zaenal Untung

Pedagang di Kampanye Fauzi

Arsan Rugi, Zaenal Untung

- detikNews
Jumat, 03 Agu 2007 17:18 WIB
Jakarta - Logikanya, kalau ada kerumunan massa, pedagang di sekelilingnya paling tidak meraup penghasilan lebih dari biasanya. Namun, namanya saja orang dagang, ada saja pedagang yang merugi.Para pedagang itu menyampaikan suka dukanya kepada detikcom, di dekat pintu masuk GOR Sumantri Brojonegoro, area kampanye pasangan Fauzo Bowo-Prijanto, Jl Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta, Jumat (3/8/2007).Seperti yang diungkapkan olek kakek Arsan yang berdagang cincau. Kakek berusia 70 tahun ini mengaku hanya mendapatkan separuh penghasilan dari biasanya.Dia yang sudah berada di depan pintu masuk GOR Sumantri Brojonegoro sejak pukul 11.00 WIB. Namun, hingga sore ini rezeki yang diraupnya hanya Rp 40 ribu. "Mereka cuma lewat-lewat doang. Gak ada yang beli padahal rame," kata Arsan sambil tersenyum pasrah hingga giginya yang ompong terlihat.Padahal jika dia berdagang keliling, lanjut Arsan, dia mengaku mendapatkan penghasilan sampai sore hari ini Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu rupiah. "Saya kira bisa untung gede, nggak taunya nggak. Kalau tau gini mendingan keliling," kata pria yang sudah memiliki cicit 5 orang ini.Tapi nasib berbeda dialami oleh pedagang lain. Zaenal, pedagang ketoprak yang berjualan tidak jauh dari gerobak Arsan, justru mengaku untung 2 kali lipat dari biasanya."Alhamdulillah, sampai sekarang sudah dapat Rp 100 ribu lebih. Tapi sayang ini kampanye yang terakhir," ujar Zaenal.Sebelumnya, Zaenal mengaku sudah dua kali ini dia berjualan di area kampanye Fauzi Bowo. Sebelumnya, dia berjualan di area kampanye Fauzi di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan.Zaenal mengaku jika berdagang di hari-hari biasa, dirinya hanya mendapat Rp 50 ribu sampai sore ini. Nasib serupa juga dialami oleh tetangganya yang berjualan burger. Ari mengaku untung 2 kali lipat. Padahal, pria yang biasa berjualan di Kalibata ini, mengaku mendapat pemasukan Rp 100 ribu sampai sore hari. "Alhamdulillah Mas, sudah habis 40 roti lebih. Biasanya nggak sampe segitu," kata pria 28 tahun ini.Segala macam jajanan memang tumpah ruah di Jl Nyi Ageng Serang, mulai dari es cincau, ketoprak, burger, siomay, dan segala macam jajanan lain. (nwk/nrl)


Berita Terkait