Dipecat, Minan Anggap PKB Dikuasai Sigid-Yenni

Dipecat, Minan Anggap PKB Dikuasai Sigid-Yenni

- detikNews
Jumat, 03 Agu 2007 16:14 WIB
Jakarta - DPP PKB memecat sejumlah tokoh teras di partai tersebut dari jabatannya. Mereka dinilai melawan kebijakan partai. Namun, pengurus yang diberhentikan menganggap pemecatan itu merupakan manuver perorangan yang ingin merusak PKB."Keputusan ini tidak fair. Tidak dijelaskan secara rinci kesalahan apa yang kami lakukan dan kebijakan DPP apa yang kami lawan. Ini hanya ulah sekelompok kecil yang ingin menguasai PKB, yaitu duet Sigid dan Yenni itu," ujar Ahsanul Minan tanpa tedeng aling-aling, Jumat (3/8/2007).Minan adalah Wakil Sekretaris DKN Garda Bangsa yang diputuskan dipecat dari jabatannya dalam rapat DPP PKB Kamis (2/8/2007) Malam. Selain dirinya, Minan mengatakan sejumlah pegurus pusat Garda Bangsa lain juga dipecat.Mereka adalah Eman Hermawan (Ketua Umum), Hanif Dhakiri (Wakil Ketua Umum), Zainul Munasikhin (Ketua), Andi Sutomo (Ketua), Rieke Dyah Pitaloka (Ketua) dan Mubyasir Fatah (Bendahara Umum). Selain itu diputuskan juga Marwan Ja'far dipecat dari jabatannya sebagai Wakil Sekjen DPP PKB.Minan mengaku telah menerima informasi pemecatan itu. Dia juga mengaku tidak masalah diberhentikan dari kepengurusan Garda Bangsa. Sejak masuk di dunia politik, kata dia, semua risiko yang akan dihadapi telah dipersiapkannya.Namun demikian, seharusnya semua keputusan partai dilakukan secara konstitusional dan prosedural, sehingga tidak melanggar aturan dan menepis manuver pribadi. "Keputusan ini hanya kepentingan jangka pendek duet tersebut. Jika PKB terus begini, saya secara pribadi khawatir pada nasib PKB ke depan hanya akan dikuasai kepentingan sekelompok kecil orang di dalamnya," ujar mantan anggota Panwaslu Provinsi Jateng.Sementara itu Marwan Ja'far saat dihubungi detikcom juga membenarkan dirinya telah menerima informasi pemecatan dirinya dari Wasekjen DPP PKB. Namun dia enggan memberikan komentar. "Nggak dulu saya. Nanti biar teman-teman yang komentar. Belum waktunya. Biar saja dulu," ujar dia pendek. (mbr/asy)


Berita Terkait