Jangan Ragukan Khasiat Obat Murah

Jangan Ragukan Khasiat Obat Murah

- detikNews
Jumat, 03 Agu 2007 12:25 WIB
Jakarta - Obat murah kadang dipandang sebelah mata soal kemujarabannya. Tapi jangan antipati dulu. Obat murah masih tokcer menyembuhkan penyakit ringan.Batuk, flu, demam, dan penyakit ringan lainnya masih bisa diatasi dengan obat warung yang kadang dilabeli seharga cuma Rp 1.000. Kualitasnya cukup jelas."Orang pasti bertanya-tanya, apa obat murah itu berkhasiat? Tapi jangan diragukan," cetus Dirut PT Indofarma Syamsul Arifin usai pembukaan Munas Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia XIII di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (3/8/2007).Menurut Syamsul, obat warung memang disediakan agar masyarakat mampu mengobati penyakitnya sendiri. Namun jika penyakit berlanjut, penderita harus tetap ke dokter untuk memeriksakan diri.Saat ini distribusi obat murah sudah cukup bagus di warung-warung kecil. Hanya saja, masyarakat belum memaksimalkan penggunaannya. "Masyarakat masih perlu waktu menggunakan secara optimal," ujarnya.Syamsul memandang bisnis obat murah cukup menjanjikan jika dalam volume besar. Namun tetap harus didukung promosi dan marketing yang tepat.Sementara Ketua Umum Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia Anthony JH Sunaryo mengatakan, pihaknya telah secara sukarela menurunkan harga obat bermerek. Penurunan dilakukan pada 1.400 merek obat yang tergolong esensial atau harus tersedia. "Seperti obat diabetes dan antibiotik," katanya.Penurunan harga obat itu berkisar antara 10-70 persen. Hal itu sudah dilakukan sejak awal tahun 2007.Dia menambahkan, bahan baku obat yang meningkat tidak berpengaruh signifikan terhadap harga obat secara keseluruhan."Yang meningkat luar biasa adalah amoxicilyn. Itu karena kelangkaan suplai," tandasnya.Anthony juga menegaskan, bahan baku obat yang datang dari Cina tidak mengandung formalin. Sebab yang mengandung formalin tentu sudah terdeteksi saat masuk ke Bea Cukai. (ana/sss)


Berita Terkait