Peneror Bandara Glasgow Tewas
Jumat, 03 Agu 2007 10:10 WIB
London - Kafeel Ahmed yang menabrakkan mobil jip Cherokee berisi bom ke gedung utama Bandara Glasgow, Skotlandia pada 30 Juni 2007 meninggal di rumah sakit.Tubuh pria 27 tahun itu menderita luka bakar 90 persen akibat aksinya yang menyebabkan ledakan. Kondisinya kritis sehingga dirawat di unit spesialias dengan penjagaan ketat polisi."Dapat kami konfirmasikan pria yang terluka di bandara Glasgow telah meninggal di Glasgow Royal Infirmary," kata jubir kepolisian yang tak disebutkan namanya seperti dilaporkan AFP, Jumat (3/8/2007).Meski menjadi tersangka bom Glasgow, insinyur dari Bangalore di India tersebut memang tetap mendapat fasilitas perawatan dari pemerintah Skotlandia, walaupun sempat ada protes dari para pembayar pajak.Namun dokter menyatakan kecil harapan bagi Kafeel Ahmed bisa bertahan. Sebab dia menderita luka bakar stadium tiga dan terlalu banyak kehilangan kulit, sehingga rentan terkena infeksi.Serangan yang dilakukan Kafeel Ahmed terjadi sehari setelah penemuan 2 mobil berisi bom di London, Inggris. 3 Dokter pria ditahan atas tuduhan terkait bom London. Salah satunya adalah saudara Kafeel Ahmed, yakni Sabeel Ahmed (26).Selain itu, dokter Irak Bilal Abdulla (27) ditahan di bandara Glasgow. Bilal Abdulla dan dokter Yordania Mohammed Asha (26) dituduh berkonspirasi melakukan penyerangan.Sementara dokter India Mohamed Haneef, sepupu Kafeel Ahmed dan Sabeel Ahmed, ditahan 3 minggu di Australia. Dia dibebaskan karena kurang bukti. Semula dia dituduh berkonspirasi dengan memberikan kartu seluler ke Kafeel Ahmed atau Sabeel Ahmed.
(sss/ana)











































