"PIP tidak bisa berjalan sendiri. Sejarah pramuka yang diresmikan 14 Agustus atas prakarsa Bung Karno jelas menunjukkan tekad membentuk generasi Indonesia berkarakter Pancasila," kata Melati, Selasa (23/9/2025).
Anggota Komisi IV DPR ini berharap Pramuka harus mendapat ruang khusus agar tidak tumpang-tindih dengan lembaga lain. Ia menyebutkan Pramuka tidak terlepas dari bagian pembinaan Pancasila.
Sebab, anak Pramuka sudah dilatih mempraktikkan nilai-nilai Pancasila.
"Padahal adik-adik Pramuka sudah sejak lama mempraktikkan nilai-nilai Pancasila tanpa harus mendiskusikannya panjang-lebar. Mereka terbiasa gotong royong, disiplin, dan jelas tidak ikut-ikutan menyebarkan hoaks," ungkapnya.
Melati bicara perlunya langkah konkret penguatan Pramuka dengan BPIP. Ia berbicara keduanya perlu sama-sama dikuatkan lewat payung hukum.
"Kalau BPIP punya mandat dan Pramuka punya sejarah serta praktik nyata, keduanya harus sama-sama dikuatkan. Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, dan undang-undang adalah pijakan hukumnya," tuturnya.
Tonton juga Video: Suasana Pembukaan Jambore Pramuka Muslim Dunia di Cibubur
(eva/gbr)











































