SBY Imbau Palestina Bersatu
Kamis, 02 Agu 2007 16:12 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali mengimbau Palestina agar segera menghentikan perpecahan internal mereka. Tanpa persatuan, perjuangan kemerdekaan tidak akan berhasil. Imbauan di atas disampaikan Kepala Negara dalam pertemuan siang ini dengan Nabeel Sha'th, utusan khusus Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, Kamis (2/8/2007). "Akan lebih baik bila pembentukan negara Paletina dapat sedini mungkin. Tapi untuk mencapainya terlebih dahulu perlu tercapai persatuan negara Palestina. Ini pengalaman RI, yang baru mencapai kemerdekaan setalah bersatu," papar Jubir Kepresidenan, Dino Pattidjalal. Nabeel Sha'th menjelaskan, pemerintah Palestina tengah melakukan berbagai daya upaya demi unifikasi politik kelompok Fatah dan Hamas. Masalah itu juga merupakan agenda utama pertemuan Presiden Mahmoud Abbas dengan Presiden AS George Bush yang tengah berlangsung.Sebelumnya juga ada pertemuan antara menlu Palestina dengan pada menlu negara-negara Timur Tengah. Tapi pertemuan yang juga diikuti Menlu AS Condoleezza Rice itu tidak juga mendatangkan hasil yang konkret. "Presiden Abbas sudah menyarankan pemilu baru untuk menciptakan legitimasi oleh masyarakat sendiri. Sekarang sedang dirancang perjanjian untuk pemilu di Tepi Barat dan Gaza," papar Sha'th yang hari ini juga akan kembali ke Palestina.
(lh/nrl)











































