Laporan dari Den Haag
Bandara Schiphol Perkenalkan Yotel
Kamis, 02 Agu 2007 14:12 WIB
Den Haag - Manajemen Bandara Schiphol memperkenalkan produk baru: Yotel. Penumpang bisa memanfaatkannya untuk rehat dan fresh-up. Dilengkapi kamar mandi mewah dan koneksi internet. Yotel adalah produk inovatif dan disain baru dari konsep hotel. Manajemen Schiphol membangun Yotel ini di lounge lantai dua Terminal D setelah pintu kontrol paspor dan akan resmi dibuka tahun depan. Di sana penumpang dapat beristirahat secara comfortable, membersihkan dan menyegarkan diri. Luas kamar Yotel tersebut masing-masing 9 m2. Dilengkapi tempat tidur lipat moderen, meja, tv mutakhir yang sekaligus bisa untuk internet dan pesan makanan. "Selain itu kamar-kamar tersebut juga dilengkapi kamar mandi sangat mewah dengan kelengkapan moderen," demikian Manajer Pengembangan Produk Freek Vermeulen seperti dikutip dari ANP, Kamis 2/8/2007.Berapa tarifnya? Sejauh ini belum ditetapkan berapa duit yang harus dirogoh penumpang dari koceknya untuk memanfaatkan kamar Yotel di Schiphol itu. Kemungkinan Yotel ini akan bermain pada tarif per jam."Selaras dengan perluasan jaringan Yotel ke seluruh dunia kami bangga bisa bekerjasama dengan Schiphol Group," CEO Yotel Gerard Green mengatakan. Yotel di Schiphol yang akan berkapasitas 56 kamar itu merupakan jaringan ketiga setelah Bandara Heathrow London (40 kamar) dan Bandara Gatwick (50 kamar) tepatnya di Terminal Selatan.Menurut Vermeulen, pihaknya melihat produk Yotel tersebut sebagai tambahan berharga bagi berbagai ragam layanan di Bandara Schiphol yang sudah ada. Selama ini di lantai teratas salah satu Bandara Schiphol juga sudah tersedia ruang untuk beribadah bagi para penumpang. Semua penganut agama bisa memanfaatkan ruangan itu. Selain Bible, untuk penganut islam juga tersedia sajadah dan Quran.
(es/es)











































