Pemuda Kabah Pendukung Adang Terancam Dipecat
Kamis, 02 Agu 2007 11:08 WIB
Jakarta - Gerakan Pemuda Kabah (GPK) konsisten mendukung cagub-cawagub Fauzi Bowo-Prijanto. Bagi perwakilan GPK yang masuk dalam jajaran organisasi kepemudaan mendukung Adang Daradjatun-Dani Anwar bakal dijatuhi sanksi.Perwakilan GPK ikut hadir dan bergabung dalam deklarasikan dalam "Forum Kaum Muda Jakarta Berpihak Kepada Adang-Dani" di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta, pada Rabu 1 Agustus 2007. Ada 7 Ormas Pemuda yang menyatakan mendukung Adang saat itu.7 Organisasi itu yaitu Banteng Jakarta, Angkatan Muda Amanat Nasional (AMAN), Gerakan Pemuda Kabah (GPK), Gema Keadilan, Barisan Muda Damai Sejahtera (BMDS), Barisan Muda Demokrat (BMD), dan Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI)."GPK adalah sayap partai. Jadi kalau tidak tunduk pada DPP itu bukannya sayap partai. Kita pengurus pusat GPK tetap konsisten dengan putusan partai untuk mendukung Fauzi Bowo," kata Sekjen GPK Rahman Yakop di kantor pusat DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2007).Rahman membantah adanya perpecahan di tubuh GPK menyusul adanya perwakilan yang mendukung Adang."Ini bukan perpecahan, tetapi sebatas perbedaan dan akan segera ditindaklanjuti. Kita akan lihat dan komunikasikan, jadi belum dapat memastikan apakah mereka akan dipecat atau tidak," ujarnya.PecatDi halaman, 100 anggota GPK tampak berkumpul dan siap-siap meramaikan kampanye Fauzi-Prijanto di Rawamangun, Jakarta Timur.Massa yang mengenakan baju loreng warna hijau dan hitam serta kaos putih bergambar Fauzi-Prijanto telah berkumpul sejak pukul 10.00 WIB."Pecat...pecat... Mereka tidak tunduk pada keputusan organisasi dan partai," teriak massa berulang kali.
(aan/sss)











































