Laode: Usul Amandemen Dicabut Bisa Jadi Campur Tangan SBY
Kamis, 02 Agu 2007 09:27 WIB
Jakarta - Dukungan terhadap amandemen UUD 45 yang digagas DPD semakin susut. PAN secara resmi mengikuti langkah Partai Demokrat, Partai Golkar, PDIP dan PPP mencabut dukungan. Ramai-ramai cabut dukungan ini disinyalir menghembus dari Istana."Saya dengar ini campur tangan Presiden SBY. Dulu pernah disampaikan pada menteri-menterinya agar tidak mendukung amandemen. Jadi ya kuat dugaan saya kalau keputusan itu dari istana," kata Wakil Ketua DPD Laode Ida kepada detikcom, Kamis (2/8/2007).Dugaan itu, kata Laode, sangat beralasan. Sebelumnya lobi-lobi ketua partai tidak ada masalah. Namun tiba-tiba keputusan mereka berubah."Lalu siapa, lalu dicari-cari, dulu yang pertama mencabut dukungan kan Partai Demokrat. Setelah Demokrat, yang lain juga goyang, ini kan terpengaruh Partai Demokrat," jelas Laode. Plintat-PlintutLaode juga menilai, memo mantan Ketua Umum DPP PAN Amien Rais kepada Sutrisno Bachir sebagai bentuk inkonsistensi Amien."Apalagi tambah Amien Rais kirim memo ke Sutrisno Bachir. Orang seperti apa Amien Rais, masa plintat-plintut seperti itu," ketus Laode.Seingatnya, kata Laode, sekitar bulan lalu Amien pernah memastikan dukungannya pada DPD soal usul amandemen UUD 45. Namun ternyata mentah lagi."Saya sudah menduga hal ini. Ya biasa saja. Kan politisi kita wataknya memang tidak bisa dipegang. Tindakannya tidak konsisten," ujarnya.Laode yang mengaku sudah mendapat kabar pencabutan dukungan PAN sejak kemarin itu mengaku sangat prihatin dengan sikap politik PAN. "Kita lihat saja nanti jadinya seperti apa," pungkasnya.
(fiq/nrl)











































