Dituduh Overconfident, Calon Tak Lolos Nilai Pansel KPU Overdosis

Dituduh Overconfident, Calon Tak Lolos Nilai Pansel KPU Overdosis

- detikNews
Kamis, 02 Agu 2007 08:21 WIB
Jakarta - Tak lolosnya nama-nama beken dalam tes tulis seleksi anggota KPU dinilai Panitia Seleksi (pansel) antara lain karena overconfident. Pernyataan ini dinilai overdosis."Pernyataan itu sudah overdosis. Itu pernyataan yang tidak pantas diucapkan tim seleksi. Kalau memang sudah ada keputusan, kenapa harus ditambahi tafsiran-tafsiran seperti itu," kata pengamat politik Indra J Piliang kepada detikcom, Kamis (2/8/2007).Menurut Indra, pernyataan yang disampaikan para anggota pansel KPU itu seolah-olah mendiskreditkan calon yang tak lolos tes tulis."Apalagi ada pernyataan Pak Sarlito (anggota pansel - Sarlito Wirawan) yang agak menyakitkan. Bahwa para tokoh itu sudah dikatrol nilainya tapi tetap nggak bisa lolos," sesal Indra.Indra yang mengaku tidak kecewa meski dirinya tak lulus tes tulis itu, merasa dibingungkan dengan pernyataan-pernyataan pansel KPU."Saya malah sekarang jadi bertanya-tanya kenapa orang yang selama ini malang melintang di KPU dianggap tidak punya kemampuan, hanya berdasarkan kriteria yang ditetapkan panitia seleksi," ujar peneliti CSIS itu.Indra J Piliang bersama sejumlah tokoh yang populer menekuni isu-isu pemilu seperti Prof Ramlan Surbakti (anggota KPU), Valina Singka Subekti (anggota KPU), Hadar N Gumay (pengamat pemilu dari Cetro), dan Didik Supriyanto (eks anggota Panwaslu 2004), tidak lolos tes psikotes yang diadakan oleh pansel KPU. (fiq/nrl)


Berita Terkait