Nama Beken Tak Lolos, Pansel KPU Siap Digugat dan Buka-bukaan
Kamis, 02 Agu 2007 07:05 WIB
Jakarta -
Sejumlah orang yang tidak lolos seleksi tulis calon angota KPU berencana menggugat Panitia Seleksi (Pansel) KPU. Namun, pansel mengaku tidak gentar."Silakan saja kalau mau gugat. Kami juga siap membuka nilai mereka (yang tidak lolos), biar semua pada tahu. Selama ini kami tidak mau membeberkan nilai para peserta karena tidak etis. Tapi kalau mereka tidak terima, ya akan kami buka," cetus Ketua Pansel KPU Prof Dr Ridlwan Nasir.Hal itu disampaikan dia dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (1/8/2007) malam.Disampaikan pria yang juga Rektor IAIN Surabaya, Jawa Timur, ini, panitia sudah berusaha membantu nama-nama orang beken itu, dengan mengkatrol nilai mereka. "Tapi bagaimana, mau dibantu juga nilainya terlalu jauh. Bisa sih diluluskan, tapi apa itu tidak menzalimi orang yang seharusnya lulus karena nilainya lebih baik," imbuhnya.Ridlwan menegaskan, panitia sudah bekerja dengan sebaik-baiknya dan setransparan mungkin. "Tidak ada permainan apa-apa. Kita semua (anggota pansel) ini akademisi, jadi tidak punya kepentingan apa-apa," tambahnya.Sebelumnya, sejumlah calon anggota KPU yang tidak lolos akan menggugat Pansel KPU. Mereka mempertanyakan kriteria dan alat ukur seleksi mengenai kejujuran, integritas dan kesetiaan, serta rekam jejak. Karena materi yang diberikan sangat umum, mereka heran mengapa sosok seperti Ramlan Surbakti (orang lama di KPU) tidak lolos.
(nvt/fiq)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































