Menuju Perbatasan
Jalan RI Rusak, Malaysia Mulus
Kamis, 02 Agu 2007 02:40 WIB
Jakarta - Meski sudah ada pos gabungan RI-Malaysia di Entikong, Kalimantan Barat, namun penjagaan perbatasan RI-Malaysia masih belum total. Sebab, jalan darat menuju pos tersebut masih banyak lubangnya, dan berkelok-kelok. Untuk menuju pos tersebut, diperlukan waktu kurang lebih 8 jam dari Pontianak.Kondisi ini berbeda dengan Malaysia. Sebab, jalan menuju perbatasan dengan Indonesia, semua sudah diaspal. Pembatas jalan di kiri dan kanan pun sudah rapi, layaknya seperti jalan raya di kota-kota besar di Indonesia."Kita maunya seperti ini (seperti Malaysia) jalan perbatasannya. Ini pos gabungan yang sudah diresmikan," kata Bupati Sanggau, Kalimantan Barat Yansen Akur Effendy, Malaysia Timur, Rabu (1/8/2007).Dikatakan Yansen, permasalahan perbatasan salah satunya adalah terbatasnya sarana dan prasarana transportasi. Jalanan menuju perbatasan yang rusak membuat transportasi masih sedikit."Bahkan masih ada wilayah-wilayah yang masih belum terjangkau dengan transportasi darat. Padahal dari wilayah-wilayah itu perlu adanya penjagaan," imbuhnya.Sulitnya jalan darat menuju perbatasan tersebut membuat beberapa wartawan yang ikut rombongan Departemen Pertahanan mabuk darat."Jalannya nggak sampai-sampai. Sudah berkelok-kelok jalannya tidak mulus jadi buat kepala pusing, mual dan muntah," kata wartawan media online, Heppy.
(ziz/nvt)











































