Gaji Belum Disepakati, Buruh TYI Bertahan Demo 8 Jam

Gaji Belum Disepakati, Buruh TYI Bertahan Demo 8 Jam

- detikNews
Rabu, 01 Agu 2007 20:59 WIB
Jakarta - Sejak siang, perwakilan buruh PT Tong Yang Indonesia (TYI) berunding dengan pihak perusahaan dan Depnakertrans. Namun demo yang digelar Rabu (1/8/2007) sejak pukul 11.00 WIB itu hingga pukul 20.15 WIB belum menemukan kata sepakat perihal pembayaran gaji yang tertunda dan PHK."Kalau soal kecil yang kurang substansial, nggak masalah. Tapi kalau sudah menyentuh itu, sama-sama ngotot," kata Faizal, salah satu perwakilan buruh ketika istirahat salat maghrib, di Gedung Depnakertrans, Jl Gatot Soebroto, Jakarta.Praktis, tarik ulur seringkali deadlock. Perdebatan hanya berputar-putar tanpa titik temu."Perusahaan mau memecah buruh dalam perusahaan kecil dalam lingkup grup TYI. Jadi banyak buruh yang tidak kebagian gaji dan pesangon," tegasnya.Diluar ruang negosiasi, ribuan buruh semakin tidak sabar. Setelah mencoba meringsek ke ruang perundingan namun gagal pukul 17.00 WIB, sekitar 2500 buruh meluapkan kekesalan kepada benda yang ada di lapangan parkir.Mereka memukul-mukul bekas botol air mineral. Jadilah aksi demonstrasi kali ini tak ubahnya seperti pesta rakyat ditengah gedung-gedung tinggi Jakarta."Kembalikan uang kami, bayar pesangon kami," begitu mereka berteriak menyebut yel perjuangn atas hak mereka.Terlebih ketika lagu 'kucing garong' mengalun kencang dari mobil sound. Puluhan buruh turun melantai. Mereka berjoget dan meliukan tubuh mengikuti ritme lagu dangdut itu."Beginilah cara kami menuntut hak kami. Kami akan menginap, bila perlu. Bila perundingan tak berhasil," seru Indah salah satu buruh ditengah goyang pinggulnya.Wajah lelah jelas tergambar. Beberapa merebahkan badan diatas lantai tempat parkir. Bahkan tak sedikit yang terlelap tidur, meneruskan ikhtiar yang terus berlangsung. (Ari/nvt)


Berita Terkait