Nenek 70 Tahun Minta Adang Jangan Kawin Lagi
Rabu, 01 Agu 2007 16:08 WIB
Jakarta - Seorang nenek berusia 70 tahun punya pesan khusus kepada cagub Adang Daradjatun. Dia minta Adang tidak berpoligami alias kawin lagi."Pak... Pak... pesen, kalo udeh pangkat jangan kawin lagi ye," cetus nenek berkerudung putih itu di Rusun Klender, Jakarta Timur, Rabu (1/8/2007).Menanggapi pesan si nenek, Adang hanya tersenyum-senyum. "Tenang saja Bu, nih saya bawa isteri saya (Ny Nunun Nurbaiti). Ini sudah 36 tahun nggak abis-abis kok Bu," kata Adang sambil menunjuk Nunun yang ada di sebelahnya.Pesan si nenek juga ditanggapi pasangan Adang, cawagub Dani Anwar. "Wah, istri saya kalau dengar ini pasti suka sama ibu," selorohnya sambil tertawa.Ramah tamah Adang-Dani dengan warga Rusun Klender terjadi di sebuah kios kecil penjual gado-gado yang ada di rusun tersebut. Usai kampanye di GOR Senam, Jalan Raden Inten, Duren Sawit, Jaktim, Adang-Dani memang langsung meninjau rusun tersebut.Dialog Adang-Dani dengan warga dilakukan sambil menyantap seporsi gado-gado. Dani yang terlihat lapar langsung menandaskan gado-gado tersebut dan menggelontorkannya ke perut dengan bantuan dua botol teh. Sementara Adang tidak menghabiskan gado-gado jatahnya.Usai menyantap gado-gado, Adang-Dani meninjau rusun yang Hak Guna Bangunan (HGB)-nya akan habis 2010 nanti. Soal HGB ini, Adang berusaha menenangkan warga. Dia meyakinkan tidak ada seorang pun yang bisa mengusir mereka dari rusun. "Ini sudah jadi hak milik Bapak Ibu. Pokoknya akan kita lindungi. Penghuni lama akan tetap jadi penghuninya," kata Adang.Seorang warga di antara 50 warga rusun yang menyaksikan kedatangan Adang, Edi (55), mengatakan, isu tersebut sangat meresahkan warga, karena ada sekitar 3 RW dengan 1.200 KK yang tinggal di Kompleks Rusun Klender. Isu yang berkembang setelah 2010, rusun itu akan disulap jadi apartemen mewah.
(umi/nrl)











































