Pendemo Zaenal Diperlakukan Istimewa di Polda Metro
Rabu, 01 Agu 2007 14:14 WIB
Jakarta - "Hai Zaenal, jangan hancurkan bangsa ini dengan isu murahan". Begitu seruan pendukung Presiden SBY yang berdemo di Polda Metro Jaya. Para pengecam mantan wakil ketua DPR itu pun langsung ditemui Wakapolda Brigjen Pol Raziman Tarigan.Jarang-jarang pendemo bisa masuk ke dalam lingkungan Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (1/8/2007). Namun 50 pendemo yang mengaku dari Relawan Bangsa tidak mengalami kesulitan masuk ke dalam markas Polda Metro itu.Massa yang terdiri dari ABG, ibu-ibu, serta orangtua itu membawa karton bertuliskan kecaman pada Zaenal Ma'arif, yang menyebut SBY pernah menikah sebelum masuk Akabri. Di antaranya bertuliskan "Jalankan etika politik yang benar".Usai berorasi sekitar 20 menit, pendukung SBY itu diterima langsung Wakapolda Brigjen Polisi Raziman Tarigan di Aula Polda Metro Jaya. "Kita minta supaya Zaenal ditindak tegas. Kita sebagai pendukung SBY merasa malu di dunia internasional dengan isu murahan seperti ini," kata koordinator demo Akhmadi.Selain melepaskan unek-uneknya, pendemo juga menyerahkan karton bertuliskan "Hai Zaenal, jangan hancurkan bangsa ini dengan isu murahan" kepada Wakapolda."Saya sudah terima dan kita akan menangani kasus ini sesuai prosedur. Kita akan menganalisa supaya dapat dipertanggungjawabkan," ujar Tarigan menenangkan pendemo.Setelah puas bertemu Wakapolda Metro Jaya, mereka pun membubarkan diri.
(ana/umi)











































