PPP & PD Rebutan Eks Kursi Zaenal Ma'arif, PBR Minta Jatah

PPP & PD Rebutan Eks Kursi Zaenal Ma'arif, PBR Minta Jatah

- detikNews
Rabu, 01 Agu 2007 14:07 WIB
Jakarta - FPPP dan FPD meminta kekosongan kursi eks Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif ditetapkan melalui sistem proporsional. Sedangkan FPBR mengklaim kursi itu jatahnya. Nama-nama calon pun sudah disiapkan."Apa pun kursi itu harus diisi karena tidak mungkin mengosongkan kursi wakil ketua dengan tugas yang banyak. Jangan memberi tambahan pada sekjen dengan kursi dikosongkan," kata Ketua FPPP Lukman Hakim Saifuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/8/2007). Menurut dia, PPP mengusulkan sistem proporsional.Apa benar calon dari PPP itu adalah wakil ketua umum partai Chozin Chumaidy? "Kalau keputusan fraksi resmi belum. Tetapi saya pribadi mendukung Pak Chozin. Beliau layak dan menguasai persoalan," sahut Lukman.Wakil Ketua FPD Johny Alen meminta agar kekosongan kursi Zaenal disikapi secara bijaksana."Kami usul tetap proporsional," kata Johny.Tetapi pasal 26 Tatib DPR diberikan kepada partai yang bersangkutan? "Ya tidak bisa serta merta dong, kita harus lihat proses pemilihannya bagaimana. Di Tatib juga sudah diatur sistem proporsional untuk menentukan pimpinan alat kelengkapan dewan," terang dia.Sekretaris FPD Soetan Bhatoegana menambahkan fraksinya telah mengusulkan 3 nama calon pengganti Zaenal."Kita usulkan Syarif Hasan, EE Mangindaan dan Soekartono," kata Soetan.PBR dan PKBBerbeda dengan FPP dan FPD, Ketua Umum PBR Bursah Zarnubi meminta agar pengisian kursi Zaenal ditetapkan berdasarkan Tatib DPR."Jadi kita ikuti itu saja agar tidak terkesan hanya memperebutkan jabatan. Keputusan diserahkan ke DPR," kata Bursah.Calonnya? "Itu nanti belakangan," ujarnya.Ketua FKB Ida Fauziah juga menyampaikan pendapat yang sama dengan Bursah."Kalau kita sudah tegas karena di Tatib sudah begitu. Langsung saja diberikan kepada fraksi yang bersangkutan. Pasal 1 dan 2 Tatib sudah tegas dan tidak perlu ditafsirkan," kata Ida sambil membuka buku Tatib. (aan/nrl)


Berita Terkait