Demo Besar di IPDN Tak Terbukti, Warga Ajukan Class Action

Demo Besar di IPDN Tak Terbukti, Warga Ajukan Class Action

- detikNews
Rabu, 01 Agu 2007 12:02 WIB
Sumedang - Ancaman warga Jatinangor untuk mengerahkan ribuan orang ke kampus IPDN, Rabu (1/8/2007) tidak terbukti. Hanya ada 30 orang yang datang. Mereka berencana melakukan gugatan class action terhadap Presiden, Mendagri, dan Plt Rektor IPDN.Massa yang mengatasnamakan sebagai 'Petani Penggarap Lahan IPDN' dan warga Jatinangor itu datang ke kampus IPDN, Jl. Raya Jatinangor, Sumedang, pukul 10.30 WIB. Mereka didampingi kuasa hukum Radian Syam. Tanpa melakukan orasi, mereka hanya berkumpul di depan pintu gerbang utama kampus.Menurut Radian Syam, dirinya mendapat kuasa dari 10 organisasi, antara lain Paguyuban Ojek, Serikat Tani, Karang Taruna Jatinangor, dan keluarga Wendi Budiman untuk mengajukan gugatan class action terhadap Presiden, Mendagri, dan plt Rektor IPDN. "Gugatan ini dilakukan karena Presiden lamban menentukan status IPDN, padahal sudah mendapatkan rekomendasi dari tim evaluasi, Panja DPR, dan juga DPD. Urusan pribadi saja, Presiden cepat menangani," ujar Radian.Warga juga menuntut ganti rugi materi sebesar Rp 150 miliar atas berbagai kasus yang dilakukan IPDN. "Besarnya gugatan ini sama dengan alokasi dana dari APBN bagi IPDN," kata dia.Rencananya hari ini, ribuan warga Jatinangor akan demonstrasi ke IPDN untuk menuntut pembubaran kampus pencetak birokrat itu. Namun hingga pukul 11.50 WIB, belum terlihat gerakan massa yang lebih besar. Sementara jumlah polisi yang berjaga di kampus IPDN mencapai ratusan. Polisi juga menyiagakan mobil Rantis. (ern/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads