Kepala LP Batu Belum Tahu Pemindahan Gunawan

Kepala LP Batu Belum Tahu Pemindahan Gunawan

- detikNews
Rabu, 01 Agu 2007 07:47 WIB
Jakarta - Belum ada kejelasan, ke LP mana terpidana mati Gunawan Santoso dipindahkan. Gunawan dipastikan akan sulit kabur jika memang ditempatkan ke salah satu LP di Pulau Nusa Kambangan. Bahkan Kepala LP Batu Sudiyanto belum mengetahui pemindahan Gunawan."Kalau tentang kedatangan Gunawan Santoso kami malah belum diberitahu oleh pimpinan. Tapi kami siap 24 jam menerima tahanan," kata Kepala Lapas Batu, Sudiyanto ketika dihubungi detikcom Selasa (31/7/2007) malam,Memang di Pulau Nusa Kambangan terdapat 4 LP yang masih beroperasi dari 9 LP yang dibangun Belanda. Pada masa penjajahan Belanda, Pulau Nusa Kambangan memang sengaja dikhususkan sebagai pulau penjara. Selain pantai dengan ombaknya yang tinggi, hutannya yang lebat membuat nyali penjahat kakap ciut dan mengurungkan niatnya untuk kabur.Awalnya, terdapat 9 LP di Nusa Kambangan. Namun kini yang masih beroperasi tinggal empat, yaitu LP Batu (dibangun 1925), LP Besi (dibangun 1929), LP Kembang Kuning (tahun 1950), dan LP Permisan (tertua, dibangun 1908). Lima lainnya, yaitu Nirbaya, Karang Tengah, Timus Buntu, Karang Anyar, dan Gleger telah ditutup.Pintu masuk ke pulau ini hanya melalui satu pintu yaitu lewat pelabuhan Wijaya Kusumah-Cilacap menuju Pelabuhan Sodong-Nusa Kambangan. Setiap orang yang keluar masuk ke pulau harus melewati pelabuhan tersebut karena pantai lainnya tidak memungkinkan dengan perjalanan tempuh perahu 15 menit. Ketinggian ombak yang tidak bisa ditebak mengakibatkan kapal-kapal yang akan merapat tidak boleh lebih dari pukul 16.00. Karena setelah jam tersebut, ketinggian ombak di selat yang memisahkan Pulau Jawa dengan Pulau Nusa Kambangan itu tidak bisa tebak dan sangat membahayakan. Apalagi manusia yang mencoba nekat berenang menyeberanginya. Selain dikukung oleh laut, para narapidana juga di "penjara" oleh hutan dan rawa-rawa. seperti di belakang LP Batu, terhampar rawa-rawa sepanjang lebih dari lebih dari 5 km untuk mencapai bibir pantai. Sedangkan di tengah hutan, masih berdiri kokoh pegunungan yang dipenuhi padang ilalang hingga 3 meter yang tidak bisa ditembus menggunakan tangan kosong. Siang hari pun tidak ada cahaya matahari yang bisa menembus hutan rimba. Apalagi jika malam menjelang, yang ada gelap gulita.Kini, LP Batu merupakan LP yang paling terkenal di antara LP-LP lainnya. Di sini pernah di penjara, konglomerat Bob Hasan, anak emas Cendana, Tommy Soeharto dan kini para pelaku teroris Bom Bali. LP Batu masuk dalam kategori lapas kelas IA ini terdiri dari dua bangunan utama yaitu gedung pertama sebagai kantor lapas sedangkan bangunan kedua sebagai tempat ruang tahanan. Lapas Batu yang berkapasitas 179 penghuni, pengamanannya berlapis-lapis. Bahkan untuk napi terorisme hingga tujuh lapis. Pengunjung yang bukan petugas lapas atau pihak berwenang, hanya bisa sampai ring tiga.Di ujung pulau, berdiri LP Permisan. LP ini masuk dalam kategori kelas IIA dengan jarak 13 km dari Sodong. Dibanding dengan lapas lainnya, lapas ini yang paling tidak menyerupai penjara karena catnya berwarna-warni seperti merah, kuning dan ungu.Diantara Lapas batu dan Lapas Permisan berdiri lapas Besi yang berkapasitas 350 penghuni yang dikhususkan unutk narkoba. Selain itu juga masih ada Lapas Kembang Kuning dengan kapasitas 500 orang. (asp/bal)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads