Menkum HAM Minta Fanatisme Etnis di LP Cipinang Dicairkan
Selasa, 31 Jul 2007 15:50 WIB
Jakarta - Ada 3 langkah yang diintruksikan Menkum HAM Andi Mattalata menyusul tawuran antargeng di LP Cipinang. Selain sweeping senjata, Mattalata meminta fanatisme etnis dicairkan.Hal ini disampaikan Mattalata di LP Cipinang, Jalan Bekasi Timur Raya, Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (31/7/2007).Mattalata meminta pihak Lapas membersihkan blok dari alat yang bisa digunakan menjadi senjata tajam."Kan banyak pintu masuk, itu bisa diintensifkan. Nah yang kejadian tadi, alat itu dari luar, bukan dibuat di dalam penjara. Saya akui ada kecerobohan, ada kesalahan," kata Mattalata.Kedua, Mattalata memerintahkan untuk mengidentifikasi di blok mana saja ditemukan senjata itu."Ini tidak mudah karena tiap blok diisi 100 hingga 200 orang. Itu tentu tidak mudah," ujarnya.Langkah terakhir, lanjut Mattalata, napi adalah orang yang bermasalah. "Saya minta semua ciri dan simbol tertentu seperti fanatisme etnis dicairkan," cetusnya.Apa Kalapas bakal dicopot? "Nggak sampai ke sanalah. Kasih kita identifikasi dulu. Kalau ketahuan siapa, langsung saya berikan sanksi," sahut politisi Partai Golkar ini.
(aan/sss)











































