Visa Palsu Pupuskan Mimpi Ferry di Negeri Jiran

Visa Palsu Pupuskan Mimpi Ferry di Negeri Jiran

- detikNews
Senin, 30 Jul 2007 14:33 WIB
Jakarta - Tawaran bekerja di negeri jiran menggiurkan banyak orang yang bermimpi memperbaiki nasib. Perhatikan baik-baik legalitas dokumen dan surat kontrak kalau tak ingin bernasib sial seperti Ferry (23)."Saya tidak pernah menerima maupun menandatangani kontrak. Saya pikir tanda tangan kontraknya di Malaysia. Ternyata sama sekali tidak ada perjanjian," kata Ferry kepada detikcom di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2007).Gadis asal Pekanbaru, Riau lulusan The Bandung Hotel School (TBHS) itu dijanjikan bekerja di Malaysia oleh Direktur TBHS, Priyanto dan agen rekanan TBHS bernama Widi.Di negeri jiran, Ferry bekerja di The Loaf Bakery and Bistro yang terletak di Pulau Langka, Malaysia. Meski dijanjikan sebagai karyawan, rupanya gadis berpenampilan tomboy itu hanya berstatus magang."Saya baru sadar kalau gaji saya berbeda dengan karyawan lainnya. Saya juga baru tahu kalau saya cuma tenaga kerja magang," keluh Ferry.6 Bulan setelah masa training, Ferry dijanjikan bakal mendapat status karyawan tetap. Namun janji itu tak lebih dari omong kosong belaka.Sialnya, nasib Ferry berlanjut saat dia tertangkap dalam sebuah razia imigrasi Malaysia. Rupanya, visa milik Ferry merupakan visa palsu. Ferry pun dianggap sebagai pekerja ilegal.Dia pun langsung diamankan di kamp imigrasi selama 16 hari. "Saya di sana hanya makan dan tidur saja, menunggu proses," kata Ferry.Setelah kasusnya ditangani KBRI, akhirnya Ferry diterbangkan kembali ke Indonesia bersama 47 rekannya. (fiq/sss)



Berita Terkait