YLKI Beberkan Ciri-ciri Penipuan
Senin, 30 Jul 2007 11:15 WIB
Jakarta - Meski Depsos dan pihak penyelenggara promo berhadiah seringkali mengingatkan konsumen agar berhati-hati, korban mafia penipuan undian berhadiah terus berjatuhan. Bagaimana ciri-ciri penipuan menurut YLKI?Pengurus YLKI dari Divisi Pengaduan dan Hukum, Sularsi, kepada detikcom, Senin (30/7/2007), mengatakan, ciri khas para penipu sebetulnya mudah dikenali. Pelaku, kata dia, biasanya tidak memberikan tenggang waktu yang cukup kepada sasarannya. Waktu yang diberikan selalu mepet dengan memberikan berbagai alasan bahwa mobil atau hadiah akan segera dilelang. Padahal lelang ada prosesnya dan dilakukan pejabat khusus. Selain itu pihak penyelenggara biasanya akan menyerahkan kepada Depsos untuk menyalurkan hadiah yang tidak diambil kepada masyarakat.Pelaku, imbuh dia, biasanya juga menggunakan telepon CDMA dan telepon nomor prabayar. Untuk CDMA, jika yang digunakan Esia, nomor telepon berkepala 9. Sedangkan Flexi berkepala 6 dan 7.Konsumen juga selalu diminta segera mengirimkan uang atau membeli voucher, atau diminta datang langsung ke suatu tempat untuk menyerahkan uang atau ke tempat acara diselenggarakan. "Padahal itu semua tidak benar. Kalau mau, konsumen minta hadiahnya dulu. Baru transfer!" tegasnya.Kepada penyelenggara, YLKI juga mengimbau agar memberikan penjelasan yang elegan kepada konsumen. Misalnya, mereka tidak sedang menyelenggarakan promo berhadiah. Kalau pun ada, layanan konsumennya bisa menginformasikan bahwa pajak ditanggung penyelenggara.Selain itu, mereka juga diminta segera memusnahkan data konsumen yang sudah masuk.
(umi/nrl)











































