Hidayat Minta Zaenal Minta Maaf Saja ke SBY & Keluarga
Senin, 30 Jul 2007 10:59 WIB
Jakarta - Zaenal Maarif, wakil ketua DPR yang direcall, diminta tidak memperpanjang tudingan pernikahan pertama Presiden SBY. Zaenal lebih baik menyelesaikan masalahnya secara bermartabat dan minta maaf kepada SBY dan keluarganya.Imbauan itu disampaikan Ketua MPR Hidayat Nurwahid di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/7/2007). Sebab, kata Hidayat, MPR tidak punya kewenangan menindaklanjuti laporannya. "Kami akan menerima, babnya hanya menerima saja. Apakah kami akan menindaklanjuti atau tidak itu, itu harus disesuaikan dengan tugas MPR. MPR tidak berperan untuk investigasi, karena itu bukan tugas MPR," jelas Hidayat.Lebih baik, imbuh Hidayat, sebaiknya masalah ini diselesaikan dengan cara elegan dan bermartabat. Karena rakyat sudah jenuh dengan isu-isu sejenis ini. Dia berharap seluruh pemimpin negara bersikap sebagai negarawan bukan mencetus masalah."Dulu SBY dengan Amien Rais bisa diselesaikan. Saya kira kalau Pak Zaenal mau, SBY bisa memaafkan," kata Hidayat.Sebaiknya, kata dia, Zaenal mencabut tudingan itu dan meminta maaf kepada Presiden dan keluarganya. Jika itu dilakukan, Hidayat yakin SBY bisa memaafkan dan mencabut laporannya ke polisi."Dulu sudah ada, kalau Pak Hartono tidak ribut, kenapa Pak Zaenal yang meributkan. Karena Pak Zaenal sudah bilang tidak menuduh, cabut saja pernyataan itu secara terbuka, minta maaf pada Presiden dan keluarganya," ujar dia.
(umi/nrl)











































