Inilah Tips Hadapi Mafia Penipu Promo Berhadiah
Senin, 30 Jul 2007 09:01 WIB
Jakarta - Agar terhindar dari mafia penipu promo berhadiah, ada triknya lho! Kampanye nasional yang digagas Depsos membeberkan tips khusus menghindari bandit menyebalkan ini.Tips ini diharapkan bisa mengikis habis jaringan penipu itu sampai ke akar-akarnya:1. Jangan layani permintaan transfer uang.2. Jangan tergiur dengan ajakan menebus hadiah dengan segala cara yang mengharuskan Anda mengeluarkan uang.3. Apabila Anda diminta mentransfer uang oleh si penipu ke rekening dengan nama pribadi, langsung abaikan.4. Jangan sekali-sekali mentransfer uang. Itu pasti penipuan.5. Periksalah keaslian kupon atau pemberitahuan yang Anda dapatkan dengan menghubungi telepon resmi produsen yang tercantum pada kemasan produk. Atau hubungi 108 untuk informasi telepon resmi produsen.6. Hadiah yang tidak diambil dalam 6 bulan setelah diumumkan, akan diserahkan ke Departemen Sosial. Kenyataannya, tidak ada hadiah yang dilelang.Bagi pembuat dan pemakai surat palsu diancam hukuman 6 tahun penjara sesuai pasal 263 ayat (1), (2) KUHP.Jika ragu dengan keberadaan kupon undian sebuah produk atau Anda sudah menjadi korban, laporkan ke instansi terkait undian berhadiah, yakni BNI di Cabang BNI terdekat atau BNI Call: (021) 5789 9999 atau 68888 via ponsel.Biro Humas Departemen Sosial RI, Jl. Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat. Telp: (021) 310-0468, 310-0470 Website: www.depsos.go.idLayanan Peduli Frisian Flag, telepon bebas pulsa: 0-80018-21-406, E-mail: layanan.peduli@frieslandfoods.co.id, PO Box 4047 JKT 13040.Nestle Consumer Services: 0800-18-21028 (bebas pulsa),PT Pos Indosia, kantor Pos cabang terdekat atau telpon (021) 386-0008.Layanan Konsumen Sari Husada, saluran bebas pulsa: 0-800-1-600-600.Suara Konsumen Unilever: 0-800-1-558000 (bebas pulsa), (021) 529-95299(pulsa bayar).
(umi/nrl)











































