Awas! Gaya Baru Penipu Undian Berhadiah

Awas! Gaya Baru Penipu Undian Berhadiah

- detikNews
Senin, 30 Jul 2007 07:52 WIB
Jakarta - Pelaku penipuan undian berhadiah tak pernah kehilangan akal untuk ngibulin sasarannya. Setelah modus pemberitahuan pemenang via posdi-cut PT Pos Indonesia, mereka kini langsung menyasar korbannya.SMS jadi sarana mereka sejak beberapa tahun belakangan ini. Dan yang paling gres, memasukkan langsung kupon pemenang ke dalam kemasan produk, seperti sabun, pasta gigi dan sebagainya.Jadi, Anda jangan senang dulu jika menemukan kupon pemenang undian di dalam kemasan sabun dan produk lainnya dari sejumlah perusahaan makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Bisa jadi Anda masuk target mereka. Untuk modus operandi mereka yang terbaru, anggota komplotan mafia undian berhadiah ini biasanya menyebar ke minimarket-minimarket atau hipermarket, terutama yang dekat dengan pemukiman penduduk.Minimarket dan hipermarket, kata Koordinator Masyarakat Anti Kejahatan Indonesia (MAKI), Radityo Djadjoeri kepada detikcom, Sabtu(28/7/2007), jadi sasaran operasi mereka karena di sini mereka bisa menyentuh langsung produk-produk yang dipasarkan. Peluang inilah yang dimanfaatkan anggota mafia tersebut.Di dalam kupon itu selain ucapan selamat telah memenangkan hadiah utama dan sebagainya, dicantumkan pula nomor hotline PT Unilever Indonesia atau pemenang diminta menghubungi manager promosi PT Unilever.Setelah ditelepon ujung-ujungnya pemenang akan diminta mentransfer sejumlah uang. Padahal penyelenggara undian, seperti PT Unilever Indonesia, PT Nestle Indonesia, PT Frisian Flag, dan PT Sari Husada menanggung seluruh pajak pemenang."Intinya apabila masyarakat diminta mentransfer uang dan ditujukan ke rekening pribadi, itu pasti penipuan," tegas Radityo.Dari analisa yang dilakukan Missi selaku lucky draw management, ternyata masalah penipuan undian berhadiah ini telah menyebar ke seluruh Indonesia dan sangat meresahkan. (umi/nrl)


Berita Terkait