Laporkan Zaenal Ma'arif, SBY Dinilai Terlalu Serius
Minggu, 29 Jul 2007 17:30 WIB
Jakarta -
Kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Polda Metro Jaya untuk melaporkan Zaenal Ma'arif dianggap terlalu berlebihan. Padahal tudingan mantan Ketua DPR itu tidak ada nilainya."Presiden terlalu serius dan sensitif. Padahal isu ini tidak ada nilainya," ujar pengamat politik Arbi Sanit kepada detikcom, Minggu (29/7/2007).Pria yang kerap menguncir rambutnya itu mengatakan, kasus ini tidak bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat dan tidak ada manfaatnya bagi negara."Apa manfaatnya buat negara? Ini barang tidak jelas. Kecuali kalau jelas ya silahkan dilaporkan langsung. Menurut saya ini barang olok-olok saja," cetus Arbi.Arbi mengusulkan, SBY sebaiknya mewakilkan laporan tersebut kepada bawahannya. "Tidak usah melaporkan langsung. Presiden terlalu sensitif. Padahal bisa diwakilkan," ujar dia.Arbi bahkan menilai, laporan SBY ke Polda Metro Jaya untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari isu calon independen dalam pilkada yang saat ini sedang marak diperbincangkan."Harusnya isu calon independen yang diperhatikan. Jadi peristiwa ini bisa mengalihkan perhatian masyarakat dari calon independen," kata dia.Kedatangan SBY ke Polda Metro Jaya sebagai warga negara biasa pun dikritik pengamat politik asal UI ini."Harusnya sebagai pribadi saja. Nggak usah ada embel-embel warga negara yang terkena fitnah," pungkasnya.
(anw/ken)










































