Warga Terkena Peluru, Polisi Terkena Panah

Mapolres Alor Diserbu

Warga Terkena Peluru, Polisi Terkena Panah

- detikNews
Minggu, 29 Jul 2007 11:23 WIB
Jakarta - Tragedi amukan warga yang berniat membakar Mapolres Alor, NTT, menyisakan korban-korban. Dua warga terkena peluru di dada dan kepala, polisi terkena panah.Dua korban penembakan polisi adalah Edison Tubalau. Peluru masih bersarang di dadanyanya. Sementara Robinus Olang kepala bagian belakangnya juga masih dihuni peluru. Keduanya belum menjalani operasi.Sementara 2 polisi yang sebelumnya dirawat di RS karena terkena panah warga, salah satunya dipindahkan ke rumah dinas Kapolres Alor di Kalabahi. Hal itu dilakukan demi keamanan.Polda NTT sudah mengidentifikasi warga yang melakukan penyerbuan ke Mapolres Alor. "Mereka berasal dari 4 desa, yakni Desa Werabula, Desa Lipa, Desa Kadelang, dan Desa Pokar," kata Kabid Humas Polda NTT Kompol Marten Radja, Minggu (29/7/2007). Marten juga mengatakan, Mapolres Alor tidak berhasil dibakar warga. Hanya saja rumah dinas perwira polisi menjadi sasaran. Kaca dan genting rumah hancur berantakan diamuk warga.Situasi saat ini di Desa Kabalahi sudah kembali normal. Warga yang sempat ketakutan sudah beraktivitas kembali. Mapolres Alor juga masih dijaga sekitar 300 polisi. Belum ada penambahan personel dari Polda NTT. (ana/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads