Adang-Dani Berdayakan KRL dan Busway
Sabtu, 28 Jul 2007 13:05 WIB
Jakarta - Bukan Jakarta kalau tidak macet. Ini latah orang menggambarkan kondisi lalu lintas Jakarta yang sangat semrawut. Tapi janji Adang-Dani, dengan memprioritaskan KRL dan Transjakarta sebagai alat angkut massal, maka latah tersebut akan hilang."KRL akan menjadi alat angkut massal dari luar Jakarta, sedangkan bus Transjakarta menjadi alat pengangkut massal di dalam kota," kata Adang Daradjatun dalam kampanye hari ketujuh di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Sabtu (28/7/2007). Didampingi pasangannya, Dani Anwar, Adang menyatakan janji ini lebih memungkinkan terwujud karena sarana dan prasarananya telah ada. Sedangkan untuk membangun alat transportasi baru, perlu biaya yang besar. "Lebih baik dana tersebut untuk memaksimalkan yang sarana telah ada," janji dia. Ujung-ujungnya, terhadap pembangunan monorel dan subway akan dilakukan evaluasi ulang karena memakan biaya besar. Hingga saat ini, pembangunan monorel hanya menyisakan tiang-tiang beton dan belum ada kepastian kelanjutuan pembangunan. "Jadi, janji Jakarta bebas macet logis," pungkasnya sesaat sebelum meningalkan lapangan Blok S, Jakarta Selatan. Kampanye Adang-Dani di Lapangan Blok S ini cukup meriah. Belasan ribu orang menghadiri kampanye ini.
(asp/asy)











































