Pedagang di Glodok Masih Jual Permen Berformalin
Jumat, 27 Jul 2007 18:33 WIB
Jakarta - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menemukan beberapa permen mengandung formalin. Ternyata pedagang makanan di Glodok masih menjual permen tersebut.Ketika detikcom menyambangi sebuah toko di dekat Pasar Glodok, Jakarta, Jumat (27/7/2007), permen bermerek White Rabbit masih dijual. Padahal White Rabbit adalah salah satu merek permen yang dinyatakan mengandung formalin oleh BPOM.Ketika detikcom menanyakan mengapa masih menjual permen tersebut, pedagang itu berkeras permen yang dijualnya tidak berformalin. "Memang permen ini ada dua macam. Yang saya jual ini nggak berformalin," kata pria berusia sekitar 35 tahun itu.Dia lalu menjelaskan, permen White Rabbit yang berformalin berteksturkeras. "Selain dibungkus kertas, ini dibungkus dengan agar-agar, bukan plastik bening. Makanya bisa langsung dimakan. Coba saja Mbak," kata dia sambil menyodorkan permen tersebut.Permen rasa susu itu dijual dengan harga Rp 5 ribu per ons. Saat beberapa petugas BPOM datang ke toko makanan kiloan itu beberapa waktu lalu, WhiteRabbit yang dijual selamat."Nggak ada yang diambil. Saya kan nggak jual yang begituan (berformalin)" pungkasnya.
(nvt/asy)











































